Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 21.55 WIB

Ancaman Kemiskinan Membayangi Palestina Jika Perang Terus Berlanjut, Setengah Juta Orang Terancam

Perang di Gaza membayangi kemiskinan masyarakat Palestina. (Freepik.com/freepik) - Image

Perang di Gaza membayangi kemiskinan masyarakat Palestina. (Freepik.com/freepik)

JawaPos.com - Perang yang terus berlanjut di Gaza membawa dampak serius pada ekonomi dan kesejahteraan rakyat Palestina.

Dilansir dari undp.org pada Jumat (10/11), jika konflik di Gaza berlanjut hingga bulan kedua, angka kemiskinan di Negara Palestina diperkirakan akan melonjak mencapai 34 persen.

Penyajian data ini disampaikan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) dan Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia Barat (ESCWA).

Dampaknya akan dirasakan oleh hampir setengah juta orang yang akan terjerumus ke dalam jurang kemiskinan.

Dalam kajian berjudul 'Perang Gaza: Dampak Sosial-Ekonomi di Palestina', terungkap bahwa kemiskinan meningkat 20 persen setelah satu bulan perang.

Selain itu, terdapat penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,2 persen.

Lebih dari itu, Organisasi Buruh Internasional juga memperkirakan bahwa 390.000 pekerjaan telah hilang, memberikan gambaran kesulitan ekonomi yang dihadapi penduduk Palestina.

Ketua UNDP, Achim Steiner, menekankan urgensi gencatan senjata dan tindakan kemanusiaan.

Dia menyatakan bahwa "hilangnya nyawa, penderitaan, dan kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jalur Gaza tidak dapat diterima."

UNDP mendukung seruan PBB untuk segera mencapai gencatan senjata kemanusiaan, pembebasan seluruh sandera, dan akses kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa warga sipil.

Perkiraan UNDP dan ESCWA juga mencatat bahwa pada bulan ketiga perang, tingkat kemiskinan di Palestina dapat melonjak hingga 45 persen.

Hal ini akan menambah jumlah orang yang hidup di bawah garis kemiskinan menjadi lebih dari 660.000 orang.

Sementara itu, penurunan PDB diperkirakan mencapai 12,2 persen, dengan kerugian total mencapai US$2,5 miliar.

Dalam skenario ini, Indeks Pembangunan Manusia yang merupakan ukuran kesejahteraan menunjukkan kemunduran yang signifikan.

Pasalnya, bisa menyebabkan pembangunan di Palestina mundur antara 11 hingga 16 tahun, tergantung pada intensitas konflik.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore