
Perang di Gaza membayangi kemiskinan masyarakat Palestina. (Freepik.com/freepik)
JawaPos.com - Perang yang terus berlanjut di Gaza membawa dampak serius pada ekonomi dan kesejahteraan rakyat Palestina.
Dilansir dari undp.org pada Jumat (10/11), jika konflik di Gaza berlanjut hingga bulan kedua, angka kemiskinan di Negara Palestina diperkirakan akan melonjak mencapai 34 persen.
Penyajian data ini disampaikan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) dan Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia Barat (ESCWA).
Dampaknya akan dirasakan oleh hampir setengah juta orang yang akan terjerumus ke dalam jurang kemiskinan.
Dalam kajian berjudul 'Perang Gaza: Dampak Sosial-Ekonomi di Palestina', terungkap bahwa kemiskinan meningkat 20 persen setelah satu bulan perang.
Selain itu, terdapat penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,2 persen.
Lebih dari itu, Organisasi Buruh Internasional juga memperkirakan bahwa 390.000 pekerjaan telah hilang, memberikan gambaran kesulitan ekonomi yang dihadapi penduduk Palestina.
Ketua UNDP, Achim Steiner, menekankan urgensi gencatan senjata dan tindakan kemanusiaan.
Dia menyatakan bahwa "hilangnya nyawa, penderitaan, dan kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jalur Gaza tidak dapat diterima."
UNDP mendukung seruan PBB untuk segera mencapai gencatan senjata kemanusiaan, pembebasan seluruh sandera, dan akses kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa warga sipil.
Perkiraan UNDP dan ESCWA juga mencatat bahwa pada bulan ketiga perang, tingkat kemiskinan di Palestina dapat melonjak hingga 45 persen.
Hal ini akan menambah jumlah orang yang hidup di bawah garis kemiskinan menjadi lebih dari 660.000 orang.
Sementara itu, penurunan PDB diperkirakan mencapai 12,2 persen, dengan kerugian total mencapai US$2,5 miliar.
Dalam skenario ini, Indeks Pembangunan Manusia yang merupakan ukuran kesejahteraan menunjukkan kemunduran yang signifikan.
Pasalnya, bisa menyebabkan pembangunan di Palestina mundur antara 11 hingga 16 tahun, tergantung pada intensitas konflik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
