Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Juni 2026 | 17.27 WIB

Terlalu Keji, Rekaman Video Perlihatkan Detik-detik Tentara Zionis Israel Tembak Mati Bayi Berusia 7 Bulan

Tangkapan layar video detik-detik tentara Zionis Israel tembak mati bayi berusia 7 bulan. (Guardian) - Image

Tangkapan layar video detik-detik tentara Zionis Israel tembak mati bayi berusia 7 bulan. (Guardian)

JawaPos.com - Sebuah rekaman video terbaru memicu kemarahan publik setelah memperlihatkan detik-detik sebelum seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan tewas ditembak tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki. Video tersebut dinilai membantah pernyataan militer Israel yang sebelumnya mengklaim kendaraan keluarga korban melaju ke arah pasukan saat insiden terjadi.

Korban bernama Sam Abu Haikal, bayi berusia tujuh bulan yang saat itu berada dalam pelukan ibunya di kursi belakang mobil keluarga. Tembakan yang dilepaskan tentara Israel tidak hanya merenggut nyawa Sam, tetapi juga melukai kedua orang tuanya, Daniyah Abu Haikal dan Fahed Abu Haikal.

Insiden yang terjadi di wilayah Hebron itu langsung memicu kecaman luas karena keluarga tersebut disebut telah mematuhi perintah tentara untuk menghentikan kendaraan mereka.

Dilansir via Guardian, Kamis (11/6), militer Zionis Israel sebelumnya menyatakan bahwa pasukannya menembak karena mengira kendaraan yang mendekat sedang berakselerasi menuju posisi mereka.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim tentaranya "melihat sebuah kendaraan melaju ke arah mereka" sehingga salah satu prajurit melepaskan tembakan tunggal ke arah mobil tersebut.

Namun, rekaman yang diperoleh organisasi hak asasi manusia Israel, B'Tselem, menunjukkan gambaran berbeda.
Dalam pernyataannya, B'Tselem menegaskan bahwa video tersebut memperlihatkan mobil keluarga Abu Haikal justru sedang memperlambat laju kendaraan sebelum akhirnya berhenti.

"Rekaman itu dengan jelas menunjukkan bahwa tentara Israel menembak mobil ketika kendaraan sedang memperlambat laju untuk berhenti," kata B'Tselem.

"Mobil itu berada cukup jauh dari para tentara dan sama sekali tidak menimbulkan ancaman bagi mereka."

Temuan tersebut memperkuat kesaksian keluarga korban yang sejak awal membantah klaim militer Israel.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore