Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 November 2023 | 16.17 WIB

Pesan Gadis Palestina Kepada Dunia: Kita Tidak Bisa Hidup Damai dan Kita Sangat Menderita

Nadine Abdellatif saat berpidato di depan warga Palestina memprotes serangan Israel

JawaPos.com – Pasukan Israel terus memborbardir kawasan jalur Gaza, Palestina. Berdalih mencari pejuang Hamas, yang sebelumnya melakukan serangan ke wilayahnya, para pasukan zionis Israel ini melakukan upaya serangan balasan secara membabi buta, tanpa memedulikan warga sipil yang menjadi korban.

Menanggapi upaya genosida yang dilakukan pasukan Israel, seorang gadis Palestina berusia 13 tahun, berteriak lantang menyampaikan sebuah pidato di depan warga Palestina untuk dunia. Pesan pidato itu diunggah oleh akun @slionshekh di media sosial X (dulu twitter) berdurasi satu menit.

Adapun, gadis berusia 13 tahun tersebut diduga bernama Nadine Abdellatif, gadis Palestina yang dapat berbahasa Inggris dengan lancar.

"Remember this girl! It's Nadine Abdellatif the same girl in this video", ucap salah satu komentar dari @IlesWalid di unggahan video tersebut.

Pesan Nadine Abdellatif dalam video tersebut berupa keluh kesah yang mewakili rakyat Palestina terhadap agresi militer Israel dan kepada dunia.

"Kita dahulu menderita, kita dahulu tidak bisa hidup damai, tapi saat ini, kita masih tetap tidak bisa hidup damai, kita menderita lebih dalam, saya seorang gadis berusia 13 tahun, berbicara dan meminta minuman, makanan, saya hanya gadis seperti gadis lainnya, air mata saya sudah habis, aku selalu menangis tetapi tidak melihat apapun, apa yang harus saya lakukan? Saya meminta pertolongan, tidak ada yang menolong kami, kalian menyaksikan anak kecil tadi, apa yang mereka (anak-anak) lakukan? Kita hanyalah anak-anak," kata Nadine Abdellatif dengan penuh isak-tangis.

Video ini menuai beragam komentar dari netizen. Ada yang mencibir, namun tak sedikit yang mengapresiasinya.

"Dan saya juga bertanya ke Anda, mengapa Hamas dapat membangun terowongan bawah tanah di tempat kalian tinggal? Itu berarti Anda berkolaborasi dengan Hamas". Tutur salah satu akun di komentar dari @Phyralm.

"Mungkin jika dia (Nadine) meminta Hamas untuk berhenti mewakili dia, dia pasti memiliki masa depan yang lebih baik". Tutur @Jimmysum86.

Terdapat pula komentar yang mendukung dan simpati dengan gadis tersebut, menyatakan bahwa kelalaian umat Muslim dunia dalam membantu rakyat Palestina.

"Maaf cinta karena saat ini umat Muslim menampakkan agresinya di media sosial saja dan kita umat Muslim sedang tidur... rasa malu untuk negara-negara Arab dan Timur Tengah". Ketik @allesyed11.

"Gadis kecil pemberani, saya sangat meminta maaf". Ujar akun @dreamyyy228.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore