Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Oktober 2023 | 19.02 WIB

Presiden Turki dan Sekjen NATO Diskusikan Situasi Terkini Gaza

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. - Image

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

JawaPos.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg membahas situasi terkini di Gaza lewat telepon, kata Direktorat Komunikasi Turki dalam X pada Sabtu (21/10), seperti dilansir dari Antara.

Mereka juga bertukar pandangan tentang apa saja yang perlu dilakukan guna mencegah pelanggaran hak asasi manusia dalam konflik Israel-Palestina dan kelanjutan pengiriman bantuan kemanusiaan kepada warga sipil Gaza. Erdogan menegaskan sikap negara-negara Barat telah memperluas pelanggaran HAM di Gaza dan menandaskan bahwa negara-negara itu dalam menghentikan Israel akan menciptakan akibat yang akut.

Dia menyatakan opini masyarakat Barat dan global aksi segera mengakhiri tragedi kemanusiaan yang terjadi di depan mata, sudah diabaikan.

Sementara itu, lewat X, Jens Stoltenberg mengaku membahas terorisme dan situasi di Timur Tengah bersama Erdogan.

”Kami sepakat terorisme harus dilawan dan warga sipil harus dilindungi. Saya menyambut baik bantuan darurat yang kini telah mencapai Gaza,” kata Jens Stoltenberg.

Konflik di Gaza, yang dibombardir dan diblokade sejak 7 Oktober, dimulai ketika kelompok perlawanan Palestina Hamas melancarkan Operasi Banjir Al Aqsa, yang merupakan serangan mendadak berupa serangkaian peluncuran roket dan penyusupan ke Israel melalui darat, laut, dan udara.

Hamas berdalih serangan itu merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid Al Aqsa dan aksi kekerasan pemukim Israel yang terus membesar. Militer Israel kemudian meluncurkan Operasi Pedang Besi menyasar Hamas di Jalur Gaza.

Sedikitnya 4.385 warga Palestina, termasuk 1.756 anak-anak, tewas dalam serangan Israel di Gaza, sementara jumlah korban di Israel mencapai lebih dari 1.400 orang.

Pada Sabtu (21/10), konvoi kemanusiaan yang terdiri atas 20 truk memasuki Jalur Gaza dari sisi Mesir perbatasan Rafah. Itu pertama kali terjadi sejak konflik Israel dan Hamas meletus pada 7 Oktober.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore