
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
JawaPos.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg membahas situasi terkini di Gaza lewat telepon, kata Direktorat Komunikasi Turki dalam X pada Sabtu (21/10), seperti dilansir dari Antara.
Mereka juga bertukar pandangan tentang apa saja yang perlu dilakukan guna mencegah pelanggaran hak asasi manusia dalam konflik Israel-Palestina dan kelanjutan pengiriman bantuan kemanusiaan kepada warga sipil Gaza. Erdogan menegaskan sikap negara-negara Barat telah memperluas pelanggaran HAM di Gaza dan menandaskan bahwa negara-negara itu dalam menghentikan Israel akan menciptakan akibat yang akut.
Dia menyatakan opini masyarakat Barat dan global aksi segera mengakhiri tragedi kemanusiaan yang terjadi di depan mata, sudah diabaikan.
Sementara itu, lewat X, Jens Stoltenberg mengaku membahas terorisme dan situasi di Timur Tengah bersama Erdogan.
”Kami sepakat terorisme harus dilawan dan warga sipil harus dilindungi. Saya menyambut baik bantuan darurat yang kini telah mencapai Gaza,” kata Jens Stoltenberg.
Konflik di Gaza, yang dibombardir dan diblokade sejak 7 Oktober, dimulai ketika kelompok perlawanan Palestina Hamas melancarkan Operasi Banjir Al Aqsa, yang merupakan serangan mendadak berupa serangkaian peluncuran roket dan penyusupan ke Israel melalui darat, laut, dan udara.
Hamas berdalih serangan itu merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid Al Aqsa dan aksi kekerasan pemukim Israel yang terus membesar. Militer Israel kemudian meluncurkan Operasi Pedang Besi menyasar Hamas di Jalur Gaza.
Sedikitnya 4.385 warga Palestina, termasuk 1.756 anak-anak, tewas dalam serangan Israel di Gaza, sementara jumlah korban di Israel mencapai lebih dari 1.400 orang.
Pada Sabtu (21/10), konvoi kemanusiaan yang terdiri atas 20 truk memasuki Jalur Gaza dari sisi Mesir perbatasan Rafah. Itu pertama kali terjadi sejak konflik Israel dan Hamas meletus pada 7 Oktober.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
