
Usai diserang Hamas, Israel respon serangan balasan ke Palestina yang tewaskan ratusan orang dan aasar rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza.
JawaPos.com - Korban jiwa di pihak Israel pascaserangan militan Hamas di kota-kota dekat Jalur Gaza telah melebihi 1.000 orang. Data ini menurut laporan surat kabar Israel Haaretz yang mengutip kedutaan Israel di Washington.
Namun, jumlah baru korban jiwa itu belum dikonfirmasi oleh para pejabat di Tel Aviv dan sebelumnya. Pihak berwenang Israel menyebutkan ada 900 orang yang meninggal dan 2.806 orang terluka.
Puluhan petempur kelompok Hamas menyusup ke kota-kota Israel dekat Gaza pada Sabtu (7/10) di tengah gempuran roket. Hamas menyatakan serangan itu dilancarkan sebagai reaksi atas serangkaian pelanggaran yang dilakukan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki Israel, juga atas peningkatan kekerasan oleh kalangan pemukim Israel.
Israel membalas serbuan Hamas itu dengan serentetan serangan udara ke Jalur Gaza serta dengan memblokade wilayah itu, yang ditinggali oleh hampir 2,3 juta orang. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 830 warga Palestina tewas dan 4.250 lainnya terluka dalam bombardir yang dilakukan Israel di Jalur Gaza.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan akan menggunakan seluruh kekuatan yang dimiliki Israel untuk menghancurkan kemampuan Hamas, serta untuk melakukan pembalasan atas hari yang kelabu tersebut.
Sementara itu, Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan saat ini terdapat hampir 74.000 pengungsi yang berada di 64 tempat penampungan UNRWA, dan jumlah tersebut kemungkinan akan meningkat karena penembakan besar-besaran dan serangan udara terus berlanjut termasuk di wilayah-wilayah sipil.
MER-C Indonesia melaporkan bahwa, hingga memasuki hari ketiga konflik pada Senin (9/10) pagi waktu setempat, Rumah Sakit Indonesia di Gaza sudah menangani lebih dari 400 korban luka dan lebih dari 60 orang meninggal dunia.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengatakan AS akan mengirimkan beberapa kapal dan pesawat militer lebih dekat ke Israel sebagai bentuk dukungan.
Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan 45 WNI sedang berada di Palestina, yang 10 orang di antaranya berada di Gaza dan lainnya di Tepi Barat. Selain itu, ada 230 WNI yang sedang wisata religi di berbagai titik di Israel. Hingga kini tidak ada laporan bahwa WNI menjadi korban.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
