Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Oktober 2023 | 13.29 WIB

1.000 Orang Lebih di Israel Tewas Imbas Serangan Militan Hamas

Usai diserang Hamas, Israel respon serangan balasan ke Palestina yang tewaskan ratusan orang dan aasar rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza. - Image

Usai diserang Hamas, Israel respon serangan balasan ke Palestina yang tewaskan ratusan orang dan aasar rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza.

JawaPos.com - Korban jiwa di pihak Israel pascaserangan militan Hamas di kota-kota dekat Jalur Gaza telah melebihi 1.000 orang. Data ini menurut laporan surat kabar Israel Haaretz yang mengutip kedutaan Israel di Washington.

Namun, jumlah baru korban jiwa itu belum dikonfirmasi oleh para pejabat di Tel Aviv dan sebelumnya. Pihak berwenang Israel menyebutkan ada 900 orang yang meninggal dan 2.806 orang terluka.

Puluhan petempur kelompok Hamas menyusup ke kota-kota Israel dekat Gaza pada Sabtu (7/10) di tengah gempuran roket. Hamas menyatakan serangan itu dilancarkan sebagai reaksi atas serangkaian pelanggaran yang dilakukan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki Israel, juga atas peningkatan kekerasan oleh kalangan pemukim Israel.

Israel membalas serbuan Hamas itu dengan serentetan serangan udara ke Jalur Gaza serta dengan memblokade wilayah itu, yang ditinggali oleh hampir 2,3 juta orang. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 830 warga Palestina tewas dan 4.250 lainnya terluka dalam bombardir yang dilakukan Israel di Jalur Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan akan menggunakan seluruh kekuatan yang dimiliki Israel untuk menghancurkan kemampuan Hamas, serta untuk melakukan pembalasan atas hari yang kelabu tersebut.

Sementara itu, Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan saat ini terdapat hampir 74.000 pengungsi yang berada di 64 tempat penampungan UNRWA, dan jumlah tersebut kemungkinan akan meningkat karena penembakan besar-besaran dan serangan udara terus berlanjut termasuk di wilayah-wilayah sipil.

MER-C Indonesia melaporkan bahwa, hingga memasuki hari ketiga konflik pada Senin (9/10) pagi waktu setempat, Rumah Sakit Indonesia di Gaza sudah menangani lebih dari 400 korban luka dan lebih dari 60 orang meninggal dunia.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengatakan AS akan mengirimkan beberapa kapal dan pesawat militer lebih dekat ke Israel sebagai bentuk dukungan.

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan 45 WNI sedang berada di Palestina, yang 10 orang di antaranya berada di Gaza dan lainnya di Tepi Barat. Selain itu, ada 230 WNI yang sedang wisata religi di berbagai titik di Israel. Hingga kini tidak ada laporan bahwa WNI menjadi korban.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore