Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Oktober 2023 | 01.43 WIB

Filipina Perketat Bandara, Usai Mendapat Ancaman Sebuah Pesawat akan 'Meledak' dari Email Tak Diketahui

Bandara Manila: Pemandangan di dalam Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila, Filipina pada 2 Januari 2023. (Sumber: REUTERS/Eloisa Lopez) - Image

Bandara Manila: Pemandangan di dalam Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila, Filipina pada 2 Januari 2023. (Sumber: REUTERS/Eloisa Lopez)

JawaPos.com - Filipina telah meningkatkan kewaspadaan di semua bandara komersialnya setelah ada peringatan tidak diketahui.

Pasalnya bom bisa meledak di pesawat yang hendak berangkat dari Manila, termasuk ke beberapa tempat wisata, kata otoritas penerbangan sipil Filipina pada Jumat (6/10).

'Langkah-langkah keamanan telah ditingkatkan' diterapkan di 42 bandara komersial di seluruh negeri, kata Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) ke media, seraya menambahkan bahwa peringatan tersebut sedang diverifikasi.

Peringatan tersebut telah dikirim melalui email ke layanan lalu lintas udara tentang ancaman terhadap penerbangan dari ibu kota Manila menuju Davao, Bicol, dan kawasan wisata populer di Palawan dan Cebu.

"Meskipun informasi tersebut sedang divalidasi, langkah-langkah keamanan telah ditingkatkan dengan segera dan sudah diterapkan di seluruh bandara," kata pihak CAAP.

Dilansir dari Reuters, CAAP tidak mengatakan kapan peringatan itu dikeluarkan.

Pada Jumat, regulator penerbangan merilis kepada media sebuah memo tertanggal 4 Oktober yang berisi perintah yang diberikan kepada manajer keamanan bandara untuk meningkatkan keamanan, memeriksa bagasi secara menyeluruh dan melakukan pengawasan sepanjang waktu setelah menerima ancaman lewat email.

Memo tertanggal 4 Oktober itu menyertakan tangkapan layar dari ancaman tersebut, yang tidak mengandung kata 'bom'.

Namun mengatakan 'sebuah pesawat akan meledak' di Bandara Internasional Manila hari ini dan 'harap berhati-hati'.

"Cebu, Palawan, Bicol, dan Davao juga akan terkena dampaknya," kata email anonim tersebut.

Sebuah sumber di Philippines Airlines, yang menolak namanya untuk disebut, mengatakan maskapai penerbangan tersebut beroperasi seperti biasa.

Juru bicara Cebu Pacific Air mengatakan maskapai itu telah 'mengikuti protokol'.

Menteri Transportasi, Jaime Bautista mengatakan patroli telah ditingkatkan dan unit K9 dikerahkan di seluruh terminal Bandara Internasional Manila, dan lembaga penegak hukum sedang berkoordinasi dengan intens.

"Diperkirakan tidak ada dampak terhadap penerbangan yang telah terjadwal dan kami ingin memastikan masyarakat yang bepergian bahwa protokol sudah diterapkan untuk memastikan keselamatan dan keamanan semua orang," kata Bautista dalam sebuah pernyataan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore