Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Agustus 2023 | 18.20 WIB

Jepang Akan Membuang Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut  

Limbah radioaktif Fukushima, Jepang rencananya akan dibuang ke laut. (AP)

JawaPos.com – Operator pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi yang sempat hancur akibat tsunami akan mulai dibuang ke laut pada Kamis (24/8). Air limbah radioaktif yang telah diolah dan diencerkan ini akan dibuang ke Samudera Pasifik pada Kamis malam.

Pihak dari Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO), Junichi Matsumoto mengatakan persiapan akhir dan pengujian dianggap telah memenuhi standar keselamatan dan pelepasannya akan dimulai pada sore hari. Pelepasan ini akan dimulai setelah lebih dari 12 tahun hancurnya tiga reaktor pembangkit akibat gempa besar dan tsunami yang melanda Jepang pada Maret 2011 lalu.

Dilansir dari AP News, Kamis (24/8), air radioaktif yang akan dilepas ke laut tersebut telah terakumulasi di lokasi tersebut. Pihak TEPCO dan pemerintah Jepang mengatakan air dalam jumlah besar telah menghambat kerja untuk menghilangkan sisa-sisa racun berbahaya yang meleleh dari reaktor.

Pelepasan air limbah pada hari ini akan dimulai dengan air yang memiliki kadar radioaktif paling sedikit untuk menjamin keamanan. Pemerintah Jepang mengumumkan pelepasan air limbah ke laut pada tahun 2021 dan mendapatkan protes keras dari berbagai kalangan, terutama dari kelompok perikanan Jepang.

Tidak hanya dari Jepang, kelompok perikanan di Korea Selatan dan Tiongkok juga menyampaikan kekhawatiran mereka, sehingga menjadi masalah politik dan diplomatik. Aktivis dan kelompok konservasi melakukan protes di luar kantor pusat TEPCO di Tokyo dan sejumlah lokasi di Fukushima setelah adanya pengumuman telah selesainya persiapan akhir.

Air yang terkumpul di pembangkit listrik sejak tahun 2011 itu sebagian telah didaur ulang untuk menjaga suhu reaktor yang rusak agar tetap dingin. Akibat tsunami dahsyat yang menimpa Jepang, sistem pendingin pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut rusak. Sisa air yang disimpan di sekitar 1000 tangki besar sudah terisi 98 persen dari kapasitas dan harus segera dikurangi.

Pelepasan air limbah ke laut tersebut diperlukan untuk mencegah kebocoran air yang tidak diolah dan tidak diencerkan. TEPCO berencana akan melepas sekitar 31.200 ton air yang telah diolah pada akhir bulan Maret 2024, atau hanya akan mengosongkan 10 tangki, dan kecepatan pelepasan nantinya akan meningkat.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore