
Kobaran api akibat kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (3/8).
JawaPos.com – Kebakaran yang menghanguskan hutan di Lahaina, Kabupaten Moui, Hawaii, Amerika Serikat, sejak Rabu (9/8) lalu, telah mencatat korban meninggal dunia sebanyak 93 jiwa per hari ini, Minggu (13/8).
Menurut situs resmi Moui County, korban meninggal dunia kemungkinan akan bertambah dengan kerja keras petugas dan anjing pelacak yang terus menyisir lokasi kebakaran di Lahaina.
“Anjing yang dilatih untuk mendeteksi mayat hanya mencakup 3 persen dari area pencarian,” kata Kepala Polisi Kabupaten Moui, John Pelletier, dikutip dari Reuters, Minggu (13/8).
Menurut Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA), kebakaran hebat itu telah menghanguskan lebih dari 2.200 bangunan rusak atau hancur dan lebih dari 2.100 acre (850 hektar) terbakar, termasuk situs bersejarah dan mobil-mobil yang meleleh.
Dengan perhitungan tersebut, kerugian yang ditimbulkan akibat bencana ini dikisar mencapai USD 5,5 miliar. Sementara itu, pemerintah juga telah menyiapkan sebanyak 1000 kamar hotel untuk menampung para pengungsi, sementara sisanya sementara tinggal di tempat penampungan darurat.
Pemerintah setempat juga telah memberi izin untuk dilakukan peninjauan terkait penyebab terjadinya kebakaran ini, termasuk mengapa sirine tak membuat masyarakat lebih cepat menyelamatkan diri.
Sedangkan untuk sementara, diungkapkan bahwa penyebab kebakaran ini adalah kegagalan jaringan komunikasi saat hembusan angin hingga 80 mil per jam (130 kpj) dari badai lepas pantai itu, membakar hutan yang terpisah puluhan mil dari pusat kota.
"Seiring waktu, kita akan dapat mengetahui apakah kita dapat melindungi orang dengan lebih baik," kata Gubernur Hawaii Josh Green.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
