
Seorang pasien suspect virus Korona sedang menjalani perawatan. Jumlah kematian akibat virus Korona terus bertambah (HECTOR RETAMAL / AFP)
JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari Tiongkok. Pemerintah setempat pada Jumat (17/4) merevisi jumlah kematian akibat Covid-19 di Wuhan. Seperti diketahui, Kota Wuhan di Provinsi Hubei, merupakan epicentrum wabah Covid-19 di Tiongkok. Virus Korona disebut muncul pertama kali di Wuhan, tepatnya dari pasar basah yakni pasar yang menjual satwa liar.
Dari data yang sebelumnya dilaporkan, jumlah kematian akibat virus Korona di Tiongkok, paling besar di Wuhan. Demikian pula jumlah kasus infeksinya. Bahkam, Wuhan sempat di-lockdown saat wabah itu mulai menyebar. Namun, kini perlahan-lahan mulai dilonggarkan.
Mengejutkannya, dari data yang direvisi, menunjukkan peningkatan kematian sebesar 50 persen, sehingga total kematian akibat virus Korona di Wuhan menjadi 3.869 jiwa. Revisi yang dilakukan Tiongkok di tengah keraguan tentang keakuratan data mereka tentang wabah Covid-19 ketika kasus global meningkat.
Berdasar revisi, ada penambahan 1.290 kematian di Wuhan. Sebelumnya data yang dirilis mencatat 2.579 kematian pada Kamis (16/4). Hal tersebut mencerminkan pelaporan yang salah, keterlambatan dan kelalaian dari satuan tugas pemerintah daerah yang bertugas mengendalikan wabah virus Korona.
Adanya revisi jumlah kematian di Wuhan, jelas mempengaruhi total kematian secata nasional di Tiongkok akibat wabah Covid-19. Pada Jumat (17/4), Tiongkok secara resmi melaporkan jumlah kematian total menjadi 4.632 jiwa.
Rumor tentang lebih banyak korban meninggal akibat virus Korona di Wuhan telah berminggu-minggu berkembang. Itu dipicu beredarnya foto-foto antrean panjang anggota keluarga yang menunggu untuk mengumpulkan abu kerabat yang dikremasi dan adanya laporan ribuan guci menumpuk di rumah duka.
"Pada tahap awal, karena kapasitas rumah sakit yang terbatas dan kekurangan staf medis, beberapa lembaga medis gagal untuk terhubung dengan sistem pengendalian dan pencegahan penyakit lokal secara tepat waktu. Ini mengakibatkan tertundanya pelaporan kasus yang dikonfirmasi dan beberapa kegagalan untuk menghitung jumlah pasien secara akurat," beber media pemerintah CGTN seperti dilansir Reuters.
Kecurigaan terhadap Tiongkok yang tidak transparan tentang wabah virus Korona telah berkembang dalam beberapa hari terakhir. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu lalu menyatakan skeptis tentang jumlah kematian yang sebelumnya dinyatakan sekitar 3.000 orang.
"Apakah Anda benar-benar percaya pada data di negara yang luas yang disebut Tiongkok, dan bahwa mereka memiliki sejumlah kasus dan sejumlah kematian tertentu. Apakah ada yang benar-benar percaya akan hal itu?" sebut Trump.
Sementara itu, beberapa ahli menyebut angka kematian di negara-negara lain tak menunjukkan jumlah yang sesungguhnya akibat Covid-19. Itu karena mereka yang meninggal dan dimakamnkan dengan protap Covid-19, banyak yang belum sempat menjalani pengujian atau tes. Bahkan, ada yang tidak dibawa ke rumah sakit, tapi dimakamkan dengan protap Covid-19.
Selain jumlah meninggal, pasien positif di Wuhan juga direvisi dan meningkat 325 kasus. Itu menjadikan jumlah total kasus di kota berpenduduk 11 juta orang itu menjadi 50.333, atau sekitar 60% dari total kasus di Tiongkok.
Beberapa pejabat dikabarkan mengakui bahwa sejumlah orang telah meninggal dunia tanpa dihitung pada hari-hari awal wabah Covid-19 melanda dan sebelum tes tersedia secara luas.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=jhOJU6OUgY8
https://www.youtube.com/watch?v=mF1v43rXEZI
https://www.youtube.com/watch?v=3kJ7yUsfR5E

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
