
Photo
JawaPos.com - Ya, "gadis" suku Inca ini akhirnya pulang kampung. Ia kembali ke Bolivia, tempatnya hidup dan meninggal sekira lima abad silam. Nusta, yang berarti Sang Putri dalam bahasa Quechua, julukan mumi perempuan itu, sudah "merantau" ke negeri orang, Amerika Serikat, selama 129 tahun.
Pada 1890, mumi yang ditemukan di dataran tinggi Andes, dekat La Paz, tersebut diserahkan ke museum Michigan State University (MSU). Di perantauan itu, Nusta menjadi objek penelitian dan pameran selama lebih dari lima dasawarsa.
Pada Senin (19/8), MSU menyerahkan mumi tersebut. Rabu (21/8) Nusta mulai dipamerkan di National Museum of Archaeology di La Paz.
Photo
Tangan mumi Nusta (Juan Karita/AP)
Nusta diperkirakan meninggal saat berumur 8 tahun sekitar 500-600 tahun silam. Tubuhnya terawetkan dengan baik. Rambutnya masih terkepang rapi, tangannya menggenggam bulu-bulu kecil.
Dia dimakamkan dalam kubur batu yang disebut chullpa. Bajunya terbuat dari bulu llama. Di makamnya ditemukan pula pundi-pundi, tas, guci tanah liat, sandal, manik-manik, kacang-kacangan, rumput, dan berbagai jenis tanaman lain. Seiring kontroversi yang muncul, Nusta tak dipamerkan untuk umum di AS sejak 1989.
Photo
Kaki dan tangan mumi Nusta (Juan Karita/AP)
Tentang Kerajaan Inca
Peradaban Inca mencapai masa keemasan sebelum kedatangan Christopher Columbus. Benteng terakhirnya runtuh setelah ditaklukkan Spanyol pada 1572.
Pada masa jayanya, kerajaan Inca menjulur hingga ke Peru, Ekuador, Bolivia, Argentina, Cile, dan Kolombia.
Sumber: Associated Press, Voice of America

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
