Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 November 2015 | 05.38 WIB

Misi Kapal Perang AL ke Laut China Selatan Hanya Latihan?

ilustrasi - Image

ilustrasi

JawaPos.com- Kehadiran kapal perang AS di Laut China Selatan dianggap ancaman untuk Beijing. Namun, panglima pasukan militer Amerika di Pasifik menyatakan kapal perang Amerika mendekati serangkaian pulau buatan Tiongkok di Laut China Selatan hanya sekadar latihan.



Demikian pernyataan  Laksamana Harry Harris, panglima Komando Pasifik Amerika, kepada sekelompok mahasiswa Amerika di Peking University, Beijing, bahwa keputusan mengirim USS Lassen, kapal perusak berpeluru kendali, dalam radius 22 kilometer dari Karang Subi di Kepulauan Spratly merupakan latihan rutin.



“ Latihan itu bertujuan untuk melindungi hak, kebebasan serta penggunaan laut dan wilayah angkasa yang sah, yang dijamin bagi seluruh negara berdasarkan hukum internasional,” ungkap Harry.



Beijing memulai proyek pembangunan besar-besaran tahun lalu untuk mengubah karang itu menjadi pulau yang dapat mendukung landas pacu dan fasilitas lain, dengan mengabaikan klaim-klaim lain oleh Filipina, Vietnam, Taiwan serta negara-negara Asia lain di kawasan.



Tiongkok mencela patroli Amerika yang dituduhnya memasuki perairan Tiongkok secara ilegal, dan memanggil Duta Besar Amerika Max Baucus untuk menerima protes resmi negeri tirai bambu.



Harris menyebut klaim di Laut China Selatan itu ambigu, dan menegaskan lagi sikap pemerintahan Obama yang telah dikemukakan sebelumnya bahwa Amerika akan terbang, berlayar dan beroperasi kapan pun dan di mana pun hukum internasional mengizinkannya.(ham/JPG)

Editor: Idham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore