
Ribuan ikan mati. Foto: Shanghaiist.com
JawaPos.com--Tidak ada jejak sianida terdeteksi dari sampel ribuan ikan yang mati mengambang di tepi sungai Tianjin, Tiongkok.
Awalnya, spekulasi muncul bahwa kematian ikan itu terkait dengan ledakan gudang, The Ruihai International yang menyimpan 40 jenis bahan kimia berbahaya, termasuk 700 ton natrium sianida, 800 ton amonium nitrat, dan 500 ton potasium.
Direktur Pusat Pemantauan Lingkungan Tianjin, Deng Xiaowen, kepada Shanghaiist.com menyebutkan, kandungan sianida di sungai di mana ikan ditemukan masih berada di bawah ambang batas, alias tidak membahayakan.
Dia mengatakan, kejadian matinya ribuan ikan di sepanjang sungai selama musim panas yang ekstrem adalah hal yang wajar, karena begitu hujan turun, ada polutan yang hanyut terbawa masuk ke sungai. Kualitas air menjadi buruk dan ikan-ikan pun kekurangan oksigen.
Deng berjanji akan segera mengumumkan secara resmi penyebab kematian ikan tersebut kepada publik setelah para ahli merampungkan penelitiannya.
Global Times melaporkan bahwa petak ikan mati membentang sepanjang 100 meter di permukaan air. Pejabat mengidentifikasi ikan tersebut dari jenis stickleback yang dinilai sangat sensitif terhadap lingkungan.
Zhang Yunli, kepala asosiasi perikanan laut di kota itu, mengatakan kepada media bahwa kematian ikan secara massal dapat disebabkan oleh perubahan salinitas air, yang terjadi setiap tahunnya.
Memang, berkaca pada sejarah, pada 2011 silam, pernah ditemukan ikan stickleback yang mati di pinggir sungai tersebut. Malah, kondisinya lebih parah karena jutaan ikan yang mati itu membentang sepanjang satu kilometer di permukaan sungai.(ron/jpg)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
