Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juli 2023 | 12.19 WIB

Merrill J Fernando, Penemu Teh Dilmah yang Berpulang pada Usia 93 Tahun

Merrill J Fernando telah berpulang pada usia 93 tahun. - Image

Merrill J Fernando telah berpulang pada usia 93 tahun.

JawaPos.com - Dikelilingi oleh keluarga dan sanak saudaranya, pembuat teh yang ikonik dari Sri Lanka telah berpulang. Merrill J Fernando, penemu Dilmah meninggal dunia pada 20 Juli 2023.

Lahir pada 1930 di sebuah pedesaan di Ceylon, beliau ingat bagaimana penemu Dilmah ini mengenal perkebunan teh sejak usia muda. Dia menggambarkan ketertarikan awal dengan teh, ingin bekerja sebagai pencicip teh dan berdagang teh.

Lalu dia terkejut ketika suatu ketika terpilih untuk bergabung dengan kelompok pertama orang Ceylon untuk dilatih mencicipi, berdagang, dan memasarkan teh di sekolah teh terbaik dunia di Mincing Lane, London, di mana beliau belajar tentang strategi pencampuran kandungan pada teh, dikutip dari wawancara Fernando dengan Harvard Business School.

Kembali ke Sri Lanka bertahun-tahun kemudian, dia direkrut oleh perusahaan pengekspor teh bernama A. F. Jones and Co. Ltd. yang pada pertengahan 1950-an menjual teh dalam jumlah besar ke perusahaan teh pencampur dan pengemasan Internasional.

Dengan perubahan rezim politik besar-besaran pada 1956, Fernando menceritakan bahwa pemerintah mulai menguasai perkebunan teh milik asing, mendorong keluarga Jones untuk meninggalkan Sri Lanka.

Fernando dapat memperoleh perkebunan tersebut, tetapi setelah nasionalisasi perkebunan teh pada tahun 1971/72 dan konflik dengan pemegang saham perkebunan, Fernando mengundurkan diri untuk memulai bisnisnya sendiri, yang bernama MJF Exports, Ltd.

MJF memasok teh curah ke perusahaan perdagangan Internasional dan dengan cepat menjadi pengekspor teh curah terbesar ke-empat ke Australia dan Selandia Baru.

Salah satu pengecer besar di Australia kemudian setuju menggunakan teh MJF untuk brandnya, dan pada pertengahan 1970-an semua pengecer Australia menggunakan MJF untuk brand mereka masing-masing.

Setelah mendapatkan kepercayaan dari pengecer besar, Fernando memutuskan untuk memulai mereknya sendiri, Dilmah, dan mulai bersaing dengan teh komoditas.

Sejak saat itu, Dilmah mulai dikenal masyarakat Internasional, walaupun sempat mengalami kemunduran karena perang saudara di Sri Lanka pada 1983, Dilmah mencatat penjualan tehnya telah tersebar ke 100 negara pada 2016.

Sebelum kepergiannya, beliau berulang kali menekankan pentingnya mempertahankan tanggung jawab sosial, hingga pada 2003 beliau meluncurkan sebuah badan amal yang disebut Yayasan Amal MJF untuk memberikan bantuan kepada yang kurang mampu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore