
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun, tantangannya adalah membuat kekayaan alam itu bisa mensejahterakan rakyat.
Diketahui, Indonesia memiliki hampir semua modal yang dibutuhkan untuk menjadi negara maju. Letak geografis yang strategis, kekayaan sumber daya alam yang melimpah, serta bonus demografi yang akan mencapai puncaknya dalam beberapa dekade ke depan merupakan kombinasi kekuatan yang tidak dimiliki banyak negara secara bersamaan.
Dalam Studium Generale di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kamis (18/6), AHY mengingatkan bahwa tantangan terbesar Indonesia saat ini bukanlah mencari potensi baru, melainkan memastikan seluruh potensi yang sudah dimiliki dapat diubah menjadi kemakmuran yang dirasakan rakyat.
“Indonesia memiliki sumber daya yang luar biasa. Pertanyaannya, apakah semua itu sudah kita kelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat?” ujar AHY.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan cadangan mineral strategis terbesar di dunia. Indonesia menjadi produsen nikel terbesar dunia dan memiliki cadangan timah, bauksit, emas, tembaga, hingga rare earth minerals yang sangat dibutuhkan dalam transformasi industri dan transisi energi global.
Di tengah meningkatnya kebutuhan dunia terhadap mineral kritis, posisi Indonesia menjadi semakin penting.
Namun AHY menegaskan bahwa ukuran keberhasilan tidak terletak pada banyaknya sumber daya yang dimiliki, melainkan pada kemampuan bangsa mengelolanya secara produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Yang menjadi kata kuncinya adalah kemakmuran bersama. Kesejahteraan harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya.
Baca Juga:Jose Mourinho Ingin Ubah Struktur Kapten Real Madrid, Kylian Mbappe Disiapkan Jadi Pemimpin Baru
Menurut AHY, sumber daya alam pada dasarnya hanyalah modal awal. Nilai sesungguhnya akan tercipta ketika sumber daya tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri nasional, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, pengelolaan sumber daya alam harus selalu ditempatkan dalam kerangka pembangunan nasional yang berkeadilan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022