
Brantas Abipraya kebut pembangunan proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). (Brantas Abipraya)
JawaPos.com – PT Brantas Abipraya (Persero) terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur strategis dengan mengerjakan proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Melalui pembangunan tanggul laut sepanjang 1,2 kilometer di Ancol dan 1,4 kilometer di Muara Angke, Jakarta Utara, proyek strategis nasional (PSN) ini menjadi upaya nyata melindungi ibu kota dari ancaman banjir rob.
Sebagai upaya percepatan tanggul laut ini, Brantas Abipraya menggunakan alat pemancang inner boring yang memiliki kelebihan baik dari segi kuantitas dan kualitas. "Pembangunan tanggul NCICD tidak hanya berfungsi sebagai pelindung pantai, tetapi juga sebagai wujud kesiapan Jakarta menghadapi tantangan iklim di masa depan. Brantas Abipraya memastikan pengerjaannya sesuai standar kualitas dan keamanan tertinggi," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana dalam keterangannya, Rabu (27/8).
Dian menambahkan dengan menggunakan teknologi inner boring kualitas fondasi yang dimiliki menjadi lebih baik dan dapat menjamin kestabilan fondasi dalam jangka panjang, terutama di wilayah pesisir yang rentan settlement, sehingga mengurangi risiko penurunan tanah.
Keunggulan dari penggunaan alat pemancang inner boring diantaranya juga mengurangi risiko kerusakan bangunan maupun utilitas di sekitar area proyek, mampu menembus lapisan tanah lunak maupun keras tanpa merusak tiang, serta ramah lingkungan dan sosial. Hal ini dikarenakan dampak kebisingan serta gangguan terhadap masyarakat dan ekosistem pesisir dapat diminimalkan.
"Teknologi ini mengadopsi sistem Nakabori dari Jepang, memungkinkan pengeboran di dalam tiang pancang sehingga mengurangi getaran, kebisingan, dan polusi dibandingkan metode konvensional," jelas Dian Sovana.
Brantas Abipraya berkomitmen pembangunan tanggul ini dapat tuntas tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan langsung oleh masyarakat. Tanggul NCICD hadir untuk menjaga kawasan pesisir dari rob sekaligus membuka peluang pengembangan wilayah. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan perlindungan sekaligus kesempatan ekonomi baru di sekitar Kawasan.
Tanggul ini diharapkan menjadi solusi atas penurunan tanah dan naiknya permukaan laut. Pembangunan ini juga sejalan dengan Asta Cita yang menekankan pembangunan berkelanjutan, ketahanan lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
