
Ilustrasi jalan Tol Jogja - Solo. (Istimewa).
JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan biaya sewa Sultan Ground untuk Tol Jogja-Bawen dan Solo-Jogja ditanggung oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). "Biaya sewa Sultan Ground tersebut ditanggung oleh BUJT, masuk ke investasinya BUJT," ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar, dikutip dairi Antara, Senin (21/7).
Karena biaya sewa Sultan Ground masuk ke dalam investasi BUJT, maka BUJT dapat menerima kompensasi berupa tarif dan konsesi jalan tol. Menurut Roy, untuk Serat Kekancingan sistemnya sewa pembangunan Jalan Tol Jogjakarta-Bawen dan Solo-Jogjakarta dengan tenor selama masa konsesi.
Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar menerima Serat Kekancingan dari Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai bentuk kerja sama antara Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Badan Usaha Jalan Tol untuk pembangunan Jalan Tol Jogjakarta-Bawen dan Jalan Tol Solo-Jogjakarta-Kulon Progo.
Roy Rizali Anwar menyampaikan, penyerahan Serat Kekancingan ini merupakan simbol kehormatan, amanah budaya, dan bentuk kolaborasi luhur antara negara dan kasultanan sebagai insitusi adat. Jalan tol Jogjakarta-Bawen dan Solo-Jogjakarta-Kulon Progo adalah bagian penting dari Proyek Strategis Nasional, untuk mempercepat konektivitas antardaerah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat integrasi wilayah Jogjakarta dengan Jawa Tengah dan sekitarnya.
Roy menjelaskan, sebagaimana telah tertuang dalam perjanjian kerja sama antara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Direktur Jenderal (Ditjen) Bina Marga, dan Badan Usaha Jalan Tol, pembangunan jalan tol ini memanfaatkan lebih dari 320.000 meter persegi lahan Sultan Ground yang saat ini telah dilaksanakan untuk pekerjaan konstruksi jalan tol tersebut.
Dalam perjanjian kerja sama objek tanah Kasultanan Ngayogyakarta seluas 320.000 meter persegi digunakan untuk pembangunan Jalan Tol Jogjakarta-Bawen seluas 75.440,75 meter persegi, terdiri dari 90 bidang tanah desa dan 8 bidang tanah Sultan Ground.
Untuk pembangunan Jalan Tol Solo-Jogjakarta-Kulonprogo objek tanah yang digunakan seluas 245. 302 meter persegi terdiri dari 177 bidang tanah desa dan 17 bidang tanah Sultan Ground.
Untuk Jalan Tol Jogjakarta-Bawen dengan panjang 75,12 kilometer terbagi menjadi 6 seksi, yaitu Seksi 1 Jogjakarta-Simpang Susun (SS) Banyurejo dengan panjang 8,8 kilometer, Seksi 2 SS Banyurejo-Borobudur dengan panjang 15,2 kilometer, dan Seksi 3 Borobudur-SS Magelang dengan panjang 8,1 kilometer.
Kemudian Seksi 4 SS Magelang-SS Temanggung dengan panjang 16,65 kilometer, untuk Seksi 5 SS Temanggung-SS Ambarawa 21,39 kilometer, dan terakhir seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen total panjang 4,98 kilometer.
Sedangkan untuk pembangunan Tol Solo-Jogjakarta-Kulonprogo terbagi menjadi 3 tahap, pada Tahap 1 yang telah beroperasi berada di ruas Tol Kartasura-Klaten, sementara ruas Klaten-Prambanan saat ini sudah beroperasi namun belum bertarif. Untuk ruas Prambanan-Purwomartani sudah mencapai progres fisik konstruksi 78,93 persen, sementara ruas Purwomartani-Maguwo dan Junction (JC) Sleman-Trihanggo masih dalam proses pembangunan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
