
Antrean panjang mobil saat memasuki gerbang tol Cikampek Utama arah Jakarta, Minggu (14/4/2024).
JawaPos.com – Arus balik Natal dan tahun baru (Nataru) dimulai. Terdapat peningkatan volume kendaraan masuk ke Jakarta di lima gerbang tol (GT) utama. Untuk memperlancar arus lalu lintas, diterapkan sistem one way atau jalur satu arah di jalan arteri dan contraflow di tol.
Sesuai data Operasi Lilin 2024 pada Rabu (25/12), di GT Cikampek Utama arah trans-Jawa tercatat kendaraan keluar Jakarta mencapai 12.269 unit. Sementara itu, kendaraan masuk Jakarta 12.296 unit. Di GT Kalihurip Utama arah Bandung, jumlah kendaraan keluar mencapai 11.981 unit dan kendaraan masuk Jakarta 14.930 unit. Lalu, untuk GT Cikupa, terdapat 11.824 kendaraan keluar Jakarta dan kendaraan masuk Jakarta 15.464 unit.
Di GT Merak, terdapat 2.074 kendaraan keluar Jakarta dan 2.522 kendaraan masuk. Terakhir, di GT Ciawi arah Puncak, terdapat 10.555 kendaraan keluar Jakarta dan kendaraan masuk mencapai 16.688 unit.
Juru Bicara Operasi Lilin Kombespol Syamsu Ridwan menuturkan, peningkatan volume kendaraan, terutama arus balik, menunjukkan pergerakan masyarakat yang mulai kembali ke Jakarta. ”Kondisi saat ini terpantau terkendali,” ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran lalu lintas, beberapa rekayasa diterapkan. Yakni, contraflow 1 kali di ruas tol Jakarta–Cikampek dan one way 10 kali di jalur arteri.
Sementara itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus menyosialisasikan imbauan berupa Surat Edaran Menteri Pariwisata Nomor SE/1/PP.03.00/MP/2024. Surat tanggal 4 Desember 2024 itu berisi tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi wisatawan di Bali saat libur Nataru.
’’Menteri pariwisata sudah mengeluarkan surat edaran dan disampaikan ke seluruh provinsi di Indonesia. Ini musim liburan akhir tahun yang cukup panjang sehingga penting menghadirkan pariwisata nyaman, bersih, dan menyenangkan, salah satunya di Bali,” kata Plt Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini kemarin (26/12).
Marthini mengatakan, Bali sebagai lokomotif pariwisata Indonesia diprediksi menerima banyak kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun Nusantara. Karena itu, koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus dilakukan untuk memitigasi potensi permasalahan saat momen besar sehingga dapat diatasi dengan baik.
Kemenpar mengembangkan program unggulan Gerakan Wisata Bersih untuk meningkatkan kebersihan di destinasi wisata.
Longsor di Jalur Pacitan–Jogjakarta
Bencana tanah longsor terjadi di jalur Pacitan–Jogjakarta, tepatnya di ruas Dusun Songempal, Desa Wareng, Kecamatan Punung, kemarin (26/12).
Longsoran tebing di salah satu sisi ruas jalan ini sempat mengakibatkan akses jalur utama Pacitan–Jogjakarta terganggu. Sebab, material longsoran menutup sebagian badan jalan.
Kapolsek Punung AKP Susilo Dwi Purnomo menyatakan, arus lalu lintas di lokasi bencana kembali lancar setelah dilakukan penanganan sementara. Namun, potensi longsor susulan masih mengancam.
"Petugas telah memasang traffic cone dan barrier untuk mencegah kecelakaan. Kami mengimbau pengguna jalan, terutama dari arah Jogjakarta, agar tetap waspada," katanya kepada Jawa Pos Radar Pacitan. (idr/lyn/ hyosat/c19/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
