
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan (BPJN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Stanley Citoro Haggard Tuapattinaja.
JawaPos.com - Kepala Balai Pelaksanaan Jalan (BPJN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Stanley Citoro Haggard Tuapattinaja mengatakan, survei penyelidikan kedalaman tanah jembatan Batam-Bintan menggunakan dana APBN sebesar Rp 68 miliar. BPJN merupakan salah satu unit pelaksana teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan bertanggung jawab tentang perencanaan dan pekerjaan jalan nasional di Kepri, seperti menangani pemeliharaan rutin, pembangunan jalan dan jembatan nasional.
"Anggaran survei ini didanai pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, pada tahun anggaran 2024," kata Stanley usai expose survei penyelidikan kedalaman tanah jembatan Batam-Bintan di Pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam, kemarin.
Stanley menyebut, survei penyelidikan tanah ini akan dilakukan di 17 titik borehole untuk sisi jembatan satu dari pulau Batam ke Tanjung Sauh. Lalu, dari titik Tanjung Sauh ke Pulau Bintan akan dilakukan survei di dua titik borehole.
Survei ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu enam bulan dan dilakukan PT Offshore Work Indonesia yang telah memiliki banyak pengalaman dalam geoteknik offshore di Indonesia maupun luar negeri. Ia menjelaskan, tujuan survei penyelidikan tanah adalah untuk mengetahui daya dukung tanah pondasi jembatan Batam-Bintan sekaligus mengoptimalkan desain struktur jembatan penghubung dua pulau tersebut.
"Hasil survei akan digunakan sebagai readiness criteria untuk engineer menentukan desain struktur yang aman untuk jembatan Batam-Bintan," ungkap Stanley.
Direktur Utama PT Offshore Work Indonesia Rizal Shah mengatakan kedalaman tanah Jembatan Batam-Bintan yang disurvei akan berkisar antara 27 hingga 40 meter. Survei menggunakan kapal khusus MV Trinity Surveyor.
Menurut dia, estimasi pengerjaan survei penyelidikan kedalaman tanah ini, meliputi dua bulan pengerjaan di lapangan dan empat bulan untuk analisa, sehingga total diperkirakan enam bulan. "Kita akan mengambil sampel tanah di dasar laut untuk diteliti di laboratorium. Hasilnya akan jadi panduan dalam menentukan desain maupun material yang cocok untuk membangun jembatan Batam-Bintan," kata Rizal Shah.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
