
OBJEK VITAL: Warga beraktivitas di sekitar Bandara Trunojoyo yang berlokasi di Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (16/3). (MOH. IQBAL/JPRM)
JawaPos.com - Kehadiran Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo di Sumenep masih belum mampu menarik perhatian perusahaan maskapai untuk mengoperasikan penerbangan komersial di Kota Keris.
Hingga kini, bandara yang berlokasi di Desa Kacongan, Kecamatan Kota, masih belum melihat adanya aktivitas penerbangan komersial, hanya melayani penerbangan perintis.
Melansir dari Radar Madura (JawaPos Grup) Sahrul, seorang pengawas penerbangan perintis di Bandara Trunojoyo Sumenep, hingga saat ini belum ada layanan penerbangan komersial karena belum ada maskapai yang membuka layanan tersebut.
”Untuk penerbangan komersial tahun ini belum ada,” katanya.
Sahrul menjelaskan bahwa meskipun penerbangan komersial belum tersedia, masih terdapat aktivitas penerbangan perintis yang dilakukan dengan menggunakan pesawat Susi Air.
”Kalau di Bandara Trunojoyo adanya masih penerbangan perintis menggunakan pesawat Susi Air,” sebutnya.
Namun, Sahrul mengakui bahwa keputusan maskapai untuk membuka layanan penerbangan di Sumenep masih bergantung pada sejumlah faktor, termasuk tingkat minat masyarakat setempat terhadap penerbangan udara.
Dia menyatakan bahwa kesuksesan penerbangan komersial sangat tergantung pada minat dan dukungan masyarakat. Jika minat tersebut tinggi, maka maskapai akan lebih termotivasi untuk beroperasi.
”Sebenarnya penerbangan komersial itu bergantung masyarakat. Kalau masyarakat antusias untuk naik pesawat, tentu maskapai mau beroperasi,” ucapnya.
Sebelumnya, Sahrul menjelaskan bahwa pada tahun 2017, Bandara Trunojoyo sempat melayani penerbangan komersial oleh Wings Air. Namun, pada tahun 2020 layanan tersebut dihentikan karena minimnya jumlah penumpang.
Pada tahun 2022, saat Bandara Trunojoyo diresmikan, Citilink memulai operasinya di sana. Namun, layanan Wings Air juga kembali diaktifkan. Namun, keduanya hanya beroperasi untuk jangka waktu yang singkat karena minimnya jumlah penumpang.
”Kalau dulu sempat ada pesawat Wings Air dan Citilink. Karena jumlah penumpang tidak sampai 50 persen, pihak maskapai tarik layanan penerbangan,” tandasnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
