Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Desember 2023 | 19.47 WIB

Dorong Pemerataan Pembangunan, Menteri Budi Karya Ungkap Peran Pelabuhan Patimban Harus Begini

Penampakan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. (ANTARA/Fakhri Hermansyah) - Image

Penampakan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. (ANTARA/Fakhri Hermansyah)

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan pemerataan pembangunan secara nasional hingga menjangkau seluruh daerah.

Salah satu bentuk wujud nyata dalam upaya pemerataan pembangunan adalah dengan menghadirkan sejumlah infrastruktur guna mendukung arus logistik yang dapat menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Budi Karya Sumadi sebagai Menteri Perhubungan (Menhub) menyebutkan dengan hadirnya Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, dapat menyeimbangkan arus logistik di berbagai kawasan di Indonesia.

Dilansir dari Antara pada Senin (25/12), Pelabuhan Patimban dapat berperan sebagai penyambung arus logistik di wilayah Barat, Tengah, dan Timur Indonesia.

“Kami membangun infrastruktur transportasi laut seperti Pelabuhan Patimban, dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berparadigma Indonesia Sentris atau merata ke seluruh wilayah,” ujar Budi Karya di Jakarta, Senin (25/11).

Pelabuhan Patimban adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp18,9 triliun.

Kehadiran pelabuhan tersebut ditujukan untuk meningkatkan daya saing logistik nasional, yang dapat mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 yang diusung oleh Presiden Joko Widodo.

“Pelabuhan Patimban akan menjadi pelabuhan besar bersama dengan Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi bagian dari rantai pasok global,” kata Menteri Budi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah terus mengupayakan pengembangan Pelabuhan Patimban supaya mampu berfungsi secara optimal.

“Kami mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan Pelabuhan Patimban sebagai pusat kegiatan logistik dan terlibat dalam pengembangan ekosistemnya. Saat ini sejumlah negara sudah menyatakan minatnya untuk berinvestasi,” jelasnya.

Pemerintah terus mengerjakan pengembangan Pelabuhan Patimban fase 1 seperti terminal peti kemas yang memiliki kapasitas 250.000 TEUs (twenty-foot equivalent unit) dan terminal kendaraan berkapasitas 218.000 CBU (completely build up) sudah rampung.

Sementara ini, konstruksi pembangunan fase 2 sedang dalam proses pengerjaan yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas terminal kendaraan menjadi 600.000 CBU dan terminal peti kemas mencapai 3,75 juta TEUs.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore