Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Agustus 2023 | 21.57 WIB

Dermaga Apung jadi Solusi Fleksibel untuk Konektivitas Maritim

Ilustrasi dermaga apung. (Dok. PT Hildan) - Image

Ilustrasi dermaga apung. (Dok. PT Hildan)

JawaPos.com - Inovasi dalam teknologi konstruksi terus mengalami perkembangan pesat, termasuk dalam pembangunan infrastruktur. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah dermaga apung.

Di beberapa tempat, dermaga apung telah membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam hal konektivitas dan pemanfaatan sumber daya alam.

"Dermaga apung memungkinkan dermaga tetap berfungsi optimal tanpa terganggu oleh perubahan pasang surut air laut. Dermaga apung ini tidak hanya mempermudah proses bongkar muat barang, tetapi juga mendukung mobilitas kapal-kapal kecil di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh dermaga tetap," ujar Hildan Fathoni selaku owner dari PT Hildan dalam keterangan tertulis yang diterima.

Jembatan apung merupakan solusi penting untuk menghubungkan pulau-pulau terpencil di Indonesia. Dengan bantuan teknologi inovatif, jembatan apung ini dapat bergerak mengikuti perubahan level air sungai atau laut, sehingga tetap berfungsi dalam berbagai kondisi cuaca. Hal ini memungkinkan masyarakat di pulau-pulau terisolasi untuk memiliki akses yang lebih mudah dan cepat ke daratan utama, meningkatkan konektivitas sosial, ekonomi, dan budaya.

"Basis dari inovasi ini adalah kubus apung HDPE yang juga bisa digunakan untuk membuat trash boom penghalang sampah, ponton apung, lapangan apung, keramba apung dan berbagai bangunan terapung lainnya," ujarnya.

Hildan mengatakan, setidaknya ada lima hal dari dermaga apung yang bisa memberikan manfaat:

1. Peningkatan Konektivitas

Inovasi ini telah menghubungkan wilayah-wilayah terpencil dengan pusat aktivitas ekonomi dan sosial, mengurangi isolasi dan meningkatkan mobilitas penduduk serta perdagangan.

2. Pemanfaatan Sumber Daya

Dermaga apung memfasilitasi kegiatan bongkar muat dan distribusi barang di wilayah pesisir, sementara jembatan apung memungkinkan akses ke sumber daya alam yang sebelumnya sulit dijangkau.

3. Dampak Ekonomi

Dengan meningkatnya aksesibilitas, daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi menjadi lebih atraktif untuk investasi dan pengembangan ekonomi lokal.

4. Ketahanan Lingkungan 

Inovasi ini memperhatikan dampak lingkungan dengan fleksibilitas yang meminimalkan gangguan pada ekosistem perairan.

5. Konektivitas Sosial dan Budaya 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore