Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 April 2023 | 19.20 WIB

Pelebaran Lajur Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Kedua Arah Telah Rampung dan Bisa Dilalui

Antisipasi kepadatan saat mudik lebaran, Jasa Marga selesaikan proyek pelebaran satu lajur di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dari tiga menjadi empat lajur di kedua arahnya, Jumat (7/4). - Image

Antisipasi kepadatan saat mudik lebaran, Jasa Marga selesaikan proyek pelebaran satu lajur di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dari tiga menjadi empat lajur di kedua arahnya, Jumat (7/4).

JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui subholding PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) berhasil merampungkan pelebaran satu lajur di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dari tiga menjadi empat lajur di kedua arahnya. Pelebaran ini dilakukan tepatnya di Km 50 sampai dengan Km 66 arah Cikampek dan di Km 61 sampai dengan Km 50 arah Jakarta.

Pada Jumat (07/4) lalu, Jasa Marga telah menggelar open traffic di lokasi tersebut sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang sekaligus bertepatan dengan libur panjang Wafat Isa Almasih.

"Saat ini pengguna Jalan Tol Jakarta-Cikampek dapat merasakan manfaat penambahan kapasitas satu lajur di kedua arah dengan maksimal karena lokasi-lokasi proyek yang sebelumnya dibatasi oleh concrete barrier saat ini telah diangkat, sehingga lajur 1 dan bahu jalan dapat beroperasi penuh," kata Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur dalam keterangan tertulis, Senin (10/4).

Ia menjelaskan, tak hanya jalan, Jasa Marga juga telah menyelesaikan pelebaran empat jembatan di Km 50, Km 53, Km 57, dan Km 62. Pihaknya berharap open traffic akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pelebaran satu lajur di Jalan Tol Jakarta-Cikampek ini adalah salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan.

"Terutama yang berpotensi terjadi di Km 48 arah Cikampek yang merupakan pertemuan lalu lintas dari Jalan Layang MBZ dengan Jalan Tol Jakarta-Cikampek serta Dawuan Km 66 arah Jakarta yang merupakan pertemuan lalu lintas dari Jalan Tol Trans Jawa dan Jalan Tol Cipularang," jelas Subakti.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek ini diharapkan bisa memecah kepadatan yang sering terjadi di Km 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Selain itu, pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek tepatnya di Km 61 s.d Km 50 arah Jakarta ini diharapkan bisa mengurai penumpukan kendaraan yang kembali dari Jawa Tengah dan Jawa Timur maupun dari arah Bandung dan sekitarnya.

"Tidak hanya di arah Jakarta, pelebaran jalan tol ini juga dilakukan di arah sebaliknya sehingga dapat mendukung arus mudik dan balik dengan lebih optimal," ujar Menteri Perhubungan saat meninjau kesiapan mudik di Rest Area Km 62 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta pada Minggu (9/4).

Senada dengan Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, M. Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa proyek pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek ini merupakan salah satu proyek prioritas pemerintah yang dikerjakan oleh Jasa Marga. Pengerjaan pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta telah kita kerjakan dan sukses mendukung arus balik Lebaran tahun lalu.

"Di tahun ini, kita lanjutkan pekerjaan pelebaran ini untuk yang ke arah Cikampek, sehingga saat ini di kedua arahnya telah memiliki total empat lajur. Hal ini tentu saja akan membantu mengurai kepadatan dan mempermudah manajemen arus lalu lintas saat mudik dan balik tahun ini," ujar Basuki.

Turut hadir dalam peninjauan kesiapan mudik, yakni Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), M. Basuki Hadimuljono, dan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore