
SEKALIGUS WISATA: Foto udara kendaraan yang melintas di Jalan Raya Ciparanti, Pangandaran, Jawa Barat (14/4). Jalur lintas pantai selatan Jawa ini adalah jalur alternatif mudik. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
JawaPos.com - Pemerintah akan menjadikan jalur pantai selatan (pansela) Jawa yang melewati Provinsi Banten–Jawa Barat–Jawa Tengah sampai Jogjakarta sebagai jalur alternatif mudik Lebaran 2023. Khususnya saat jalan tol atau jalur pantai utara (pantura) mengalami kepadatan dan macet.
Pemilihan jalur pansela sebagai alternatif juga didukung dengan pengembangan potensi wisata. Untuk persiapan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyiapkan 15 titik posko mudik. Mulai Lampung hingga Jawa Timur. ”Untuk jalur selatan, yang akan ditingkatkan adalah beberapa spot rest area,” ungkap Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno kemarin (14/2).
Selain menawarkan view yang menarik, kata Sandi, rest area akan dilengkapi dengan produk ekonomi kreatif yang unik. Yang merepresentasikan destinasi di seputar wilayah jalur selatan. Khususnya produk-produk hasil UMKM setempat. ”Apalagi, di sepanjang jalur selatan itu kan memang banyak tempat wisata atau destinasi yang cantik-cantik,” katanya.
Karena itu, lanjut mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut, pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk mengembangkan potensi wisata di wilayah jalur selatan. Termasuk dengan pelaku UMKM setempat agar mampu menghasilkan produk-produk ekonomi kreatif. ”Nanti kami juga memandu, menunjukkan spot-spot foto yang Instagrammable kepada pengguna jalur selatan,” terangnya.
Sandi menjelaskan, seluruh upaya itu bertujuan menarik perhatian wisatawan Nusantara. Terlebih, pada 2023 ditargetkan ada 1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara. Pada momen libur Lebaran, setengah dari jumlah target tersebut diharapkan bisa tercapai. ”Kami akan buat tim monitoring. Karena inilah the mother of all movement of domestic tourist. Jadi, semua harus bersiap dari sekarang,” jelasnya.
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno mendorong Kemenparekraf dan pemda untuk mengembangkan destinasi pariwisata agar bisa menghidupkan jalur pansela. Terlebih, di wilayah itu ada 13 pantai indah yang sangat potensial untuk dikembangkan. ”Ketika jalur pansela Jawa ini ramai digunakan, otomatis akan menumbuhkan minat investasi dan pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.
Dia menambahkan, jalur pansela kurang diminati pemudik karena beberapa hal. Di antaranya, minimnya penerangan jalan, rambu-rambu, rest area, hingga SPBU.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
