
Penumpang berada di dalam gerbong kereta bandara di Stasiun BNI City, Jakarta, Rabu (1/7/2020). Sejumlah trasnportasi umum mulai kembali beroprasi dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 salah satunya adalah kereta api bandara Soekarno-Ha
JawaPos.com – Infrastruktur pendukung Yogyakarta International Airport (YIA) berupa angkutan kereta bandara ditargetkan rampung pada Agustus mendatang. Kereta tersebut dapat memangkas waktu perjalanan dari pusat kota Jogjakarta.
Saat ini dilakukan pengerjaan berupa jalur rel melayang (elevated).
Per April 2021, progres pembangunan elevated rail sepanjang 5,4 kilometer telah mencapai 85,59 persen.
Angkutan kereta bandara bakal melayani rute dari Stasiun Kedundang menuju YIA di Kulon Progo, Jogjakarta. Titik berangkat layanan kereta bandara akan dibangun di Stasiun Kedundang di Desa Kulur, Kecamatan Temon, Kulon Progo. Keberadaan stasiun itu diharapkan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
Kepala Seksi Prasarana Perkeretaapian Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Hari Susanto mengungkapkan, Stasiun Kedundang hanya akan menjadi stasiun operasi. Tidak melayani penumpang. ”Kalau ada penumpang yang ingin naik kereta bandara, bisa berpindah kereta di Stasiun Wates,” jelasnya kemarin (4/4).
Kereta bandara itu nanti terhubung dengan jalur existing yang menuju jalur lintas selatan utama. Rencananya, uji coba kereta dilakukan pada Juli dan diproyeksikan dapat beroperasi sebulan kemudian.
Kereta bandara bakal mampu mengefisiensikan waktu tempuh perjalanan dari pusat kota Jogjakarta menuju YIA ataupun sebaliknya. Bila menggunakan kendaraan, perjalanan via darat membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. Dengan kereta bandara, waktu tempuh dapat dipangkas menjadi 39 menit dalam satu kali perjalanan. Waktu tunggu antar kedatangan kereta (headway) adalah 30 menit. Kereta itu ditargetkan mampu mengangkut 3.800 penumpang setiap hari.
Baca juga: Antisipasi Kepadatan, Kereta Bandara Normal Lagi Pukul 10.40 WIB
Kepala PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Jogjakarta Asdo Artriviyanto menuturkan, saat ini pihaknya menyiapkan pengoperasian untuk 20 perjalanan per hari. Itu menyesuaikan jumlah penerbangan di YIA. ”Mengacu pada pengalaman kereta Bandara Adi Soemarmo Solo yang memiliki 34 perjalanan per hari, tapi hanya diisi 50 penumpang, kami akan terus melakukan kolaborasi untuk meningkatkan minat pariwisata,” ungkapnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=97Mv8eaDWYc

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
