Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Agustus 2019 | 22.58 WIB

Bandara Baru Jogja Buka Banyak Penerbangan Internasional

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Tingginya minat kunjungan wisata ke Jogjakarta menjadi alasan percepatan penyelesaian terminal Yogyakarta International Airport (YIA). Sebab, bandara lama, yakni Bandara Adisutjipto, hanya mampu menampung 1,8 juta penumpang per tahun.

Jika pembangunan terminal tuntas, kapasitas YIA melonjak hingga 20 juta penumpang per tahun. Slot penerbangan ke Jogjakarta yang selama ini terbatas pun dapat dikembangkan.

Saat meninjau pembangunan bandara yang terletak di Kabupaten Kulonprogo itu kemarin (29/8), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan tambahan slot penerbangan internasional di YIA. "Tambahan slot yang besar itu akan kita berikan kepada penerbangan-penerbangan luar negeri sehingga semakin banyak turis yang datang ke Indonesia, khususnya ke Jogjakarta dan sekitarnya," ujarnya.

Selain itu, akses ke YIA akan terhubung dengan sejumlah moda transportasi sehingga semakin memudahkan wisatawan. Jokowi menargetkan, terminal tersebut dapat diselesaikan dan beroperasi sepenuhnya pada akhir 2019. "Ini nanti akan diselesaikan Desember. Kemudian, plus nanti dihubungkan dengan kereta, selesai Maret (2020, Red)," imbuhnya.

Presiden Joko Widodo (rompi oranye) meninjau proyek pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DIJ, Kamis (29/8). Perkembangan proyek bandara tersebut kini sudah mencapai 74 persen. foto : Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja

Pembangunan Yogyakarta Internasioal Airport terus dikebut. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

Sementara itu, pemerintah mencanangkan akses ke YIA didukung dua jalan utama. Akses itu saat ini dibangun. Yang pertama adalah underpass bandara yang akan menghubungkan dengan jalur pantai selatan Jawa (pansela). Progres konstruksi underpass sepanjang 1,3 km tersebut telah mencapai lebih dari 74,3 persen.

Berikutnya adalah tol Solo-Jogjakarta. Proyek itu segera dilelang pemerintah pada akhir tahun ini. Trase tol seksi Jogjakarta-Kulonprogo sepanjang 91 kilometer telah disepakati Kementerian PUPR dengan Pemerintah Provinsi DIJ. Trase tol akan melewati jalur Solo hingga Prambanan, kemudian ke barat melalui Selokan Mataram, lalu ke selatan melewati sisi barat Kota Jogjakarta hingga berakhir di YIA di Kulonprogo.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa trase sudah disepakati Selasa malam (27/8).

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore