Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Juli 2024 | 13.51 WIB

Gubernur Sumbar Lakukan Uji Coba Pembukaan Kembali Jalan Padang - Bukittinggi via Lembah Anai

Gubernur Sumbar Mahyeldi memantau pekerjaan Jalan Padangpanjang-Sicincin ruas Lembah Anai yang masih berlangsung. (Padang Ekspres) - Image

Gubernur Sumbar Mahyeldi memantau pekerjaan Jalan Padangpanjang-Sicincin ruas Lembah Anai yang masih berlangsung. (Padang Ekspres)

JawaPos.com - Jalan Lintas Padang - Bukittinggi di titik Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) sempat putus total ketika diterjang banjir bandang pada Mei lalu. Jalan itu rusak parah dan harus diperbaiki. Selama perbaikan arus lalu lintas Padang - Bukittinggi dialihkan ke arah Sitinjau Lauik dan Malalak.

Pada Kamis (18/7), perbaikan Jalan Lembah Anai dinyatakan sudah selesai sekitar 30 persen. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah melakukan uji coba pembukaan lalu lintas (open traffic) Jalan Nasional Padang Panjang-Sicincin ruas Lembah Anai. Uji coba itu dilakukan bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Thabrani dan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Dwi Nur Setiawan.

"Kita uji coba pembukaan akses jalan nasional Lembah Anai ini mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB. Setelah itu kami akan evaluasi, karena secara bertahap mulai 21 Juli akan dibuka untuk umum," kata Mahyeldi ketika berada di ruas Jalan Nasional Lembah Anai, Kamis (18/7) sebagaimana dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group).

Gubernur menyebutkan, progres jalur tersebut secara keseluruhan sudah mencapai 30,15 persen. Ditargetkan, pada 21 Juli nanti progres pengerjaan sudah menyentuh angka 40 persen.

Mahyeldi mengakui proses pengerjaan cukup menguras waktu dan tenaga, karena medan jalan yang cukup rumit dan dipenuhi bebatuan yang keras. Namun, pekerjaan perbaikan jalan terus dilakukan, meskipun jalan nasional itu mulai dibuka untuk umum secara bertahap pada Minggu (21/7) mendatang.

"Warga yang akan melewati jalur ini kami minta tetap hati-hati dan bersabar dalam berkendaraan. Serta, tidak melaju dalam kecepatan tinggi," sambung mantan Wali Kota Padang itu.

Gubernur yang juga Ketua Ketua DPW PKS Sumbar itu merinci, sebanyak lima titik pada jalur Lembah Anai akan diberlakukan sistem buka tutup. Rekayasa lalu lintas itu demi memastikan keamanan dan keselamatan pengendara.

"Jadi, ini sesuai dengan keinginan masyarakat, agar jalur ini segera bisa dilewati. Namun, tentu saja kita batasi dari segi jenis kendaraan yang melintas, serta kecepatan kendaraan juga kita batasi," ujarnya mengakhiri.

Kepala BPJN Sumbar Thabrani mengatakan, total terdapat 16 titik di ruas jalan yang rusak berat karena bencana alam banjir bandang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 titik masih dalam pengerjaan dengan skala prioritas untuk segera diselesaikan.

"Untuk target penyelesaian keseluruhannya, itu tanggal 31 Oktober 2024 nanti. Saat ini kita lakukan uji coba dulu untuk memastikan bahwa tanggal 21 Juli bisa open traffic terbatas secara menyeluruh untuk umum," kata Thabrani. Dia dan jajaran mengupayakan percepatan pengerjaan Jalan Nasional Lembah Anai.

Direktur Lantas Polda Sumbar Kombes Dwi Nur Setiawan mengimbau warga pengguna jalan yang akan melintasi jalur Lembah Anai agar lebih berhati-hati, tertib, dan tidak mendahului kendaraan lain demi menjaga kelancaran akses jalan tersebut.

"Sebab lokasi ini termasuk rawan, dan faktanya ini masih dalam pengerjaan. Masih ada alat yang bekerja. Jadi, jangan ada yang sengaja berhenti untuk melihat proses pengerjaan dan mendokumentasikannya. Terus jalan saja, jangan berhenti, jangan ngebut, karena nanti ada beberapa titik yang kita berlakukan buka tutup," ucapnya. (*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore