Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 April 2023 | 16.13 WIB

Tol Layang MBZ Terapkan Skema Buka Tutup Selama Periode Mudik Lebaran, Ini Mekanismenya

Ilustrasi Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) - Image

Ilustrasi Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ)

JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan bakal menerapkan skema buka tutup selama periode mudik lebaran di Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed atau MBZ. Skema ini dilakukan terutama ketika terjadi kepadatan.
 
"Kepadatan di MBZ ini buat concern tinggi buat kami. Apalagi tidak ada rest area sehingga kita benar-benar meminimalisir jika ada kepadatan ini, harus segera kita alihkan," kata Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator, Yoga Tri Anggoro  dalam konferensi pers di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Jati Asih, Bekasi, Senin (3/4).
 
Ada mekanisme yang akan menjadi tolak ukur Jasa Marga dan pihak terkait untuk melakukan buka tutup di Jalan Tol Layang MBZ. Pertama, apabila terjadi kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek KM 48 sepanjang 2-3 Km, maka otomatis tiga akses masuk di Cikunir ke MBZ akan ditutup.
 
 
"Nah apabila terjadi kepadatan di KM 48 sampai 2-3 km ini, itu otomatis tiga akses masuk di Cikunir ke ruas jakarta MBZ akan kita tutup. Karena kita akan alihkan ke bawah," imbuhnya.
 
Yoga menjelaskan, penutupan dilakukan lantaran jika terjadi kepadatan di Tol Layang MBZ dinilai akan sangat riskan. Pasalnya, di jalan tol sepanjang 38 km itu, tidak ada rest area dan tidak ada akses keluar.
 
Oleh sebab itu, ketika terjadi kepadatan, akan berdampak besar bagi pengendara. Sehingga disarankan kepada pemudik yang berencana akan melintasi jalur tersebut untuk mempersiapkan kebutuhan mulai dari makanan, minuman, dan BBM.
 
Sebagai bentuk antisipasi pengguna Tol Layang MBZ yang terjebak macet, PT Jasa Marga juga akan menyiapkan goody bag untuk dibagikan.
 
 
"Goody bag berisi makanan ringan ini akan kami persiapkan apabila terjadi kepadatan di MBZ, yang setidaknya itu bisa membantu pengguna jalan," ucap Yoga.
 
Kedua, Jalan Tol Layang MBZ akan ditutup jika terjadi kecelakaan. Kendati demikian, Yoga memastikan bahwa penerapan buka tutup jalan tol MZ harus sesuai dengan diskresi kepolisian.
 
Untuk diketahui, Jasa Marga memprediksi jumlah kendaraan yang keluar wilayah Jabotabek pada H-7 s.d H+7 Hari Raya Idul Fitri 1444 H (periode 15-30 April 2023) adalah sebanyak 2,78 juta kendaraan, naik 6,8 persen dari periode Lebaran 2022 atau naik 8 persen dari periode Lebaran 2019.
 
Sementara itu, untuk prediksi jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek pada periode yang sama adalah sebesar 2,66 juta kendaraan, naik 3,7 persen dari periode Lebaran 2022 atau naik 14 persen dari periode Lebaran 2019.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore