Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Januari 2024 | 19.56 WIB

Pembebasan Lahan Proyek Tol Kediri-Kertosono Ditargetkan Harus 75 Persen pada Bulan Juni 2024

Salah satu lahan di Maron, Kabupaten Kediri yang akan dilewati Tol Kediri-Kertosono. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)

 
 
JawaPos.com - Proyek pembangunan ruas jalan Tol Kediri-Kertosono (Keker) saat ini memang berjalan cukup lamban.
 
Hal ini disebabkan karena hingga sekarang lahan terdampak yang sudah menyelesaikan proses pemberian uang ganti rugi (UGR) masih sangat sedikit.
 
Dilansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Group) pada Minggu (21/1), jalan tol yang menghubungkan wilayah Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk tersebut memakan 2.699 bidang tanah.
 
Paling banyak di wilayah Nganjuk yang mencapai 2.215 bidang, sedangkan di Kabupaten Kediri hanya 484 bidang saja.
 
Itu saja hanya 56 bidang yang sudah beres pemberian UGR-nya, kemudian sisanya meskipun sudah deal dengan harga appraisal tapi masih belum pada tahap pembayaran UGR.
 
"Semuanya (warga yang lahannya terdampak tol) di Desa Maron sudah setuju dengan harga. Namun baru sebagian yang sudah mendapat ganti rugi," kata Kades Maron, Kecamatan Banyakan, Riyadi.
 
Di Desa Maron sendiri terdapat 142 bidang tanah yang terdampak, dengan rincian 130 bidang tanah milik warga dan 12 fasilitas umum (fasum).
 
Dari jumlah bidang tanah tersebut, baru ada 67 yang sudah menyelesaikan pembayaran UGR.
 
 
Ketika ditanya terkait kapan sisa UGR dibayarkan, Riyadi mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui karena pemerintah desa (pemdes) hanya sebatas jembatan saja. Apabila ada undangan penerimaan UGR, baru akan disebarkan ke warga.
 
"Kami juga menunggu. Dan kami berharap UGR dapat segera didapat warga," ungkapnya.
 
Ditemui secara terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri, Sukadi membenarkan jika masih ada warga yang belum mendapatkan UGR.
 
Namun, dirinya memastikan bahwa mayoritas warga sudah setuju dengan harga appraisal.
 
"Mayoritas sudah setuju. Saat ini proses sedang berjalan," dalihnya.
 
Sukadi juga mengaku bahwa dirinya masih belum mengetahui tanggal pasti kapan warga akan mendapatkan UGR.
 
Meski demikian, jika menilik dari hasil rapat terakhir, Sukadi menegaskan bahwa warga akan segera mendapatkan UGR.
 
Hal itu sesuai dengan target, yakni pada bulan Juni mendatang presentase pembebasan lahan tol Keker harus mencapai 75 persen.
 
"Dalam waktu dekat UGR akan segera cair," terangnya.
 
 
General Manager (GM) Teknik dan Operasi PT Jasamarga Ngawi (JNKK) Kertosono Kediri, Eko Budi Siswandi sebelumnya juga mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu pembebasan lahan Tol Kediri-Kertosono.
 
Menurut Eko, berdasarkan ketentuan, pihaknya baru bisa memulai pengerjaan proyek secara fisik jika presentase pembebasan tanah minimal sudah siap sekitar 75 persen.
 
Sesuai hasil rapat terbaru, menurut Eko, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menjanjikan pembebasan lahan pada Juni mendatang bisa mencapai 75 persen.
 
Apabila pembebasan tanah bisa sesuai dengan target, otomatis proses pengerjaan fisik Tol Kediri-Kertosono bisa segera dimulai pada bulan Juli nanti.
 
"Kalau pembebasan tanah belum selesai (Juni, Red) otomatis fisik juga belum bisa dimulai Juli," terang Eko.
 
Meskipun pembebasan tanah masih minim, namun Eko menyebut bahwa pihaknya saat ini sudah memulai tahapan fisik.
 
 
Diantaranya seperti menyiapkan lelang proyek yang sebelumnya disebut-sebut menelan dana lebih dari Rp 3 triliun.
 
"Masih menunggu persetujuan dari pemegang saham (untuk melakukan lelang, Red)," jelas Eko.
 
Seperti diketahui, pembebasan lahan tol Keker dengan total anggaran Rp 1,85 triliun tersebut, sebanyak Rp 1,1 triliun dialokasikan untuk Kabupaten Nganjuk dan Rp 740,58 miliar untuk Kabupaten Kediri.
 
Hingga minggu ketiga Januari 2024, di Kabupaten Nganjuk baru terserap Rp 28,45, sedangkan di Kabupaten Kediri yang bidang terdampaknya lebih sedikit, sudah terserap Rp 62,59 miliar.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore