
JADI PUING: Pengendara sepeda motor melintas di depan rumah warga Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, yang sudah dibongkar. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
JawaPos.com – Setelah membereskan perihal pembebasan tahan dan uang ganti ruginya, Pemkab Kediri diketahui akan mulai mengerjakan jalan tol Kediri-Tulungagung (Ki-Agung) dalam waktu dekat.
Rencananya, proyek tol ini akan dimulai pada awal Januari tahun 2024 mendatang. Dalam pengerjaannya nanti, Pemkab mengungkapkan bahwa akan ada dua ruas yang dikerjakan sekaligus dalam pembangunan tahap pertama.
Selain jalan dari pertigaan Bolawen menuju Bandara Dhoho Kediri, ruas jalan dari kantor PT Gudang Garam Tbk menuju Bolawen pun akan jadi ruas jalan tol pertama yang dibangun.
Dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Grup), pertigaan Bolawen yang berada di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan itu rencananya memang akan menjadi interchange.
Maksud interchange disini yakni pertemuan dari tiga ruas jalan tol. Selain menghubungkan ruas Bolawen – Kota Kediri dan Bolawen – Bandara Dhoho, pertigaan Bolawen juga bakal jadi pertemuan antara ruas Bolawen – Tulungagung.
Kedua ruas jalan itu didahulukan karena sudah memenuhi persyaratan pembangunan, yakni terkait pembebasan lahan yang sudah melebihi 80 persen.
Dari total 484 bidang tanah yang terdampak proyek tol, diketahui sudah sebanyak 98 persen pembebasan lahannya itu rampung. Sedangkan sisanya masih dalam proses musyawarah lanjutan.
“Kalau pembebasan lahan sudah di atas 80 persen sudah bisa dilakukan pembangunan,” terang Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup).
Sukadi juga mengatakan, terkait waktu pengerjaan proyek tol ruas menuju Bandara Dhoho Kediri dapat selesai pada November 2024 mendatang, dengan catatan prosesnya tidak molor.
Sedangkan untuk ruas tol dari Tulungagung ke Kediri masih menjadi tanda tanya.
Menurutnya, kepastian terkait hal tersebut tergantung kapan pembebasan lahan dapat dirampungkan.
Sebagai informasi, pengosongan rumah warga terdampak yang ada di jalur Bolawen-Bandara Dhoho, yakni Kelurahan Semampir dan Desa Tiron, telah memasuki deadline pada Sabtu (23/12).
Berdasarkan pantauan koran Radar Kediri (JawaPos Grup), pengosongan bangunan berjalan lancar.
Puluhan rumah warga dan Masjid Darussalam hingga ke 500 meter ke selatan sudah ditinggal penghuninya.
Mengingat batas waktu pengosongan bangunan sudah lewat, seharusnya sekarang lahan tersebut sudah benar-benar kosong.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
