Aron NU'EST Coba Tantangan Baru, Jadi Anak Kantoran dan Belajar Digital Marketing
aron (x @dicon_korea
JawaPos.com – Eks NU'EST, Aron, memulai babak baru dalam kariernya dengan menjajal kehidupan sebagai karyawan kantoran.
Dilansir dari dispatch, sejak Mei lalu, Aron resmi bergabung sebagai karyawan magang di tim pemasaran merek perawatan rambut Tricell, demi mendapatkan pengalaman langsung di dunia korporasi.
Aron terlibat dalam berbagai pekerjaan yang biasa dilakukan tim marketing. Mulai dari menyusun konsep konten, melakukan riset tren, mengajukan ide kampanye pemasaran, hingga mengikuti rapat bersama tim.
Berbekal pengalamannya sebagai idol yang aktif di media sosial, ia juga memberikan berbagai masukan terkait tren TikTok dan platform digital di Amerika Serikat.
Kontribusinya pun tidak berhenti pada tahap ide. Aron ikut ambil bagian dalam perencanaan kampanye "Tricell X Chunbae and Friends" yang menjadi bagian dari program Olive Young Pick untuk bulan Agustus.
Wawasan internasional yang dimilikinya disebut membantu tim dalam menyusun strategi pemasaran yang lebih relevan untuk pasar global.
Dalam wawancara dengan Dispatch, Aron mengaku memang sengaja mencari pengalaman baru di luar dunia hiburan. Menurutnya, belajar hal baru jauh lebih bermanfaat daripada hanya beristirahat di rumah.
Meski mengakui rutinitas kerja kantor tidak selalu mudah—termasuk perjalanan menuju kantor yang memakan waktu lebih dari satu jam dan pengalaman pertama menghadapi "Monday blues"—ia menikmati setiap proses pembelajaran yang dijalaninya.
Kerja keras Aron juga mendapat apresiasi dari pihak perusahaan. Manajer tim marketing menyebut Aron selalu menyelesaikan tugas dengan teliti, aktif mempelajari hal-hal baru, serta membuat presentasi yang detail.
Wakil Presiden Tricell turut memuji kedisiplinannya karena tidak pernah terlambat dan sering memberikan ide-ide segar mengenai tren pasar Amerika.
Sementara itu, perjalanan Aron sebagai "anak kantoran" akan dibagikan secara bertahap melalui akun Instagram kanal khusus idol Miim, sehingga penggemar dapat mengikuti kesehariannya di balik meja kerja, bukan lagi di atas panggung.