Artis Tasya Kamila. (instagram: tasyakamila)
JawaPos.com - Pernyataan salah satu penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bernama Dwi Sasetyaningtyas viral di media sosial, beberapa waktu belakangan, terkait pernyataannya tidak mau anaknya jadi WNI.
Pernyataannya tersebut diduga sebagai ekspresi kekecewaannya pada pemerintah tentang pengelolaan negera dinilainya tidak baik.
Banyak yang kecewa terhadap pernyataan Dwi Sasetyaningtyas, apalagi dia dapat mengakses pendidikan ke luar negeri berkat menerima beasiswa LPDP dimana dananya bersumber dari keuangan negara.
Di tengah kekecewaan publik terhadap Dwi Sasetyaningtyas, artis Tasya Kamila yang juga penerima beasiswa LPDP dan kuliah S2 di Columbia University, Amerika Serikat, mengungkapkan kontribusinya untuk negeri.
Tasya Kamila mengungkapkan kontribusinya untuk negeri sebagai bentuk tanggung jawab moral karena dia telah mendapatkan beasiswa LPDP yang dibiayai oleh negara.
"Buatku, kalian berhak bertanya soal ini! Sebagai sesama rakyat yang membayar pajak, aku sangat mengerti bahwa teman-teman mau 'investasi' kita semua melalui APBN dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia menghasilkan output yang baik buat bangsa," ungkap Tasya Kamila.
Dia pun mengungkapkan pencapaiannya secara akademik selama masa studi hingga kontribusinya untuk negeri setelah lulus kuliah.
Tasya Kamila sebelumnya menjelaskan bahwa dirinya mendapat beasiswa LPDP dan kuliah S2 di Columbia University, Amerika Serikat, untuk jurusan Public Administration in Energy and Environmental Policy pada tahun 2016-2018.
Tasya Kamila mengambil jurusan itu karena dia memiliki ketertarikan di bidang lingkungan hidup dan perumusan kebijakan publik. Karena sejak tahun 2005, dia sudah mengemban tugas sebagai Duta Lingkungan Hidup.
Selama kuliah, Tasya Kamila berhasil lulus tepat waktu dengan IPK 3.75. Selama kuliah, dia aktif di organisasi pemuda internasional di bawah naungan PBB, Sustainable Development Solutions Network - Youth, mewakili Pemuda Indonesia.
Tasya Kamila juga kerap menghadiri forum PBB di New York sebagai delegasi Indonesia, sebagai moderator dan peserta.
Saat masa kuliah, Tasya Kamila berusaha berkontribusi untuk negeri dengan manfaatkan resource kampus untuk mengembangkan proyek Desa Mandiri Energi di Sumba, NTT.
Setelah lulus kuliah, Tasya Kamila menunjukkan kontribusinya untuk negeri. Dia memutuskan kembali ke Tanah Air dan berperan sebagai jembatan antara pemerintah (policymaker) dan publik dalam kapasitasnya sebagai figur publik.
"Tetap aktif sebagai Duta Lingkungan Hidup bersama Kementerian Lingkungan Hidup (dan Kehutanan) terlibat dalam berbagai program edukasi lingkungan baik offline maupun online, hosting podcast, hingga menjadi Dewan Pertimbangan Kalpataru 2022," ungkap Tasya Kamila.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022