
Permintaan maaf Siwon Super Junior soal postingan rasis dianggap gagal, petisi pengusiran kian menguat. (Instagram/@siwonchoi)
JawaPos.com - Nama Choi Siwon, member grup legendaris Super Junior, kembali menjadi sorotan tajam publik internasional.
Bukan karena karya musik ataupun aktivitas panggung, melainkan akibat serangkaian unggahan kontroversial di media sosial yang kini berujung pada desakan agar dirinya dikeluarkan dari grup.
Melansir laman Koreaboo, kontroversi bermula dari postingan Siwon mengenai Charlie Kirk, seorang aktivis sayap kanan Amerika yang kerap menuai polemik.
Namun, situasi semakin memanas setelah ia mengunggah ulang sebuah video dari akun @reformedbychrist dengan keterangan, “Umat Kristen Nigeria menolak meninggalkan iman mereka setelah kaum Islamis membakar gereja mereka hingga rata dengan tanah.”
Unggahan tersebut segera menuai gelombang kecaman. Banyak netizen menilai isi postingan itu sarat dengan rasisme dan Islamofobia, sekaligus menunjukkan sikap kontradiktif Siwon.
Pasalnya, sang idola sebelumnya sempat menyoroti isu kemanusiaan di Gaza, namun justru membagikan konten yang dianggap penuh kebencian terhadap kelompok lain.
Melihat kontroversi yang semakin meluas, Siwon akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui platform chat khusus penggemar.
Dalam klarifikasinya, ia mengakui unggahan tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman.
Ia menuturkan bahwa menurut data resmi, sepanjang tahun 2025 di Nigeria, sekitar 7 ribu umat Kristen terbunuh dan lebih dari 7 ribu orang diculik oleh kelompok bersenjata ekstremis seperti Boko Haram dan ISWAP (Islamic State West Africa Province).
Siwon menjelaskan bahwa sebagai seorang Kristen, ia merasa sangat berduka melihat penderitaan tersebut dan ingin meningkatkan kesadaran dunia terhadap tragedi kemanusiaan yang jarang mendapat sorotan.
“Saya ingin menegaskan, tidak ada niat untuk menebarkan kebencian terhadap umat Muslim atau memprovokasi konflik antaragama. Dunia kita adalah tempat di mana berbagai latar belakang dan keyakinan seharusnya hidup berdampingan dengan rasa hormat dan kasih. Sekali lagi, saya meminta maaf atas kekhawatiran dan rasa sakit yang mungkin ditimbulkan dari kesalahpahaman ini,” tulisnya.
Alih-alih meredakan amarah, pernyataan tersebut justru dianggap tidak tulus.
Banyak netizen menyebut permintaan maaf Siwon sebagai bentuk kemunafikan karena tetap menyudutkan kelompok tertentu meski ia menolak label Islamofobia.
Kritik semakin deras, terutama dari penggemar internasional yang menilai idola dengan popularitas global harus lebih berhati-hati dalam menyuarakan isu sensitif.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
