
Park Na Rae. (Instagram/@wooju1025)
JawaPos.com - Seorang pria berusia 37 tahun yang terbukti membobol rumah komedian sekaligus entertainer ternama Korea Selatan, Park Na Rae, akhirnya dijatuhi hukuman penjara.
Melansir laman Allkpop, pengadilan dikabarkan menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada pria tersebut setelah dirinya terbukti bersalah mencuri barang-barang berharga senilai puluhan juta won dari kediaman Park Na Rae.
Sidang putusan digelar pada Selasa pagi, 3 September waktu Korea, di Pengadilan Distrik Barat Seoul, dengan Hakim Park Ji Won sebagai ketua majelis.
Terdakwa bermarga Jung dinyatakan bersalah atas kasus pencurian serta pembobolan rumah di malam hari.
Kejahatan tersebut terjadi pada 4 April lalu ketika Jung seorang diri menyelinap masuk ke rumah Park Na Rae yang berlokasi di Yongsan-gu, Seoul.
Setelah berhasil mengambil sejumlah barang bernilai tinggi, ia melarikan diri dan sempat mencoba menjual sebagian hasil curiannya.
Dalam pembelaannya, Jung mengklaim bahwa dirinya tidak mengetahui jika rumah yang dimasuki adalah kediaman milik Park Na Rae.
Meski demikian, catatan kriminalnya menunjukkan bahwa ia bukan pertama kali melakukan tindakan serupa.
Beberapa minggu sebelumnya, tepatnya pada akhir Maret, Jung juga pernah tertangkap melakukan pencurian di rumah lain yang berada di kawasan Yongsan.
Majelis hakim pun menjelaskan alasan di balik vonis dua tahun penjara tersebut.
“Terdakwa telah mengakui seluruh dakwaan dan bahkan sempat menyatakan niatnya untuk menyerahkan diri ke Kepolisian Yongsan. Barang-barang hasil curian juga telah dikembalikan kepada korban. Namun, pengadilan tetap mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain catatan kejahatan terdakwa sebelumnya, fakta bahwa ia melakukan tindak pidana ketika masih berada dalam masa percobaan, tingginya nilai barang-barang yang dicuri, serta adanya permintaan dari korban untuk memberikan hukuman yang tegas,” ungkap hakim dalam persidangan.
Selain menjatuhkan hukuman penjara kepada Jung, pengadilan juga memberikan sanksi kepada dua orang lain yang terlibat secara tidak langsung.
Keduanya, yang disebut sebagai A dan B, diproses hukum karena menerima barang hasil curian dengan kelalaian.
A dijatuhi denda sebesar 2 juta won atau sekitar Rp23,5 juta (dengan kurs Rp11,80 per KRW), sedangkan B dikenai denda 3 juta won atau sekitar Rp35,3 juta.
Pengadilan menegaskan bahwa pertimbangan hukuman bagi kedua orang tersebut didasarkan pada faktor tidak adanya catatan kriminal sebelumnya, tingkat kelalaian yang dilakukan, serta nilai pasar dari barang-barang yang mereka terima.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022