Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 September 2025 | 21.53 WIB

Aurelie Moeremans Ungkap Cara Partai Politik Rekrut Artis jadi Kader, Bayaran Tinggi hingga Ijazah S1 yang Bisa Dimanipulasi

Aurelie Moeremans menolak jadi kader partai walau ditawari gaji ratusan juta. (Instagram @aurelie) - Image

Aurelie Moeremans menolak jadi kader partai walau ditawari gaji ratusan juta. (Instagram @aurelie)

JawaPos.com - Melihat huru hara yang terjadi belakangan ini, salah satu aktris kenamaan Indonesia, Aurelie Moeremans, angkat bicara tentang pengalamannya direkrut jadi kader partai politik.

Melalui akun Instagram pribadinya @aurelie, aktris berusia 32 tahun ini mengungkapkan bahwa dirinya berkali-kali ditawari jadi kader partai namun selalu menolak.

"Lihat berita yang sekarang tuh bikin aku bersyukur banget selalu tolak tolakin setiap aku ditawarin masuk partai atau politik apapun," ungkapnya lewat sebuah video yang diunggah pada Minggu (31/8) berjudul 'Menolak Gaji Ratusan Juta Demi Integritas'.

Lebih lanjut, istri Tyler Bigenho ini kemudian menceritakan bahwa beberapa kali ia ditawari masuk jadi kader partai politik. Namun karena merasa tidak tertarik dan ia juga hanya lulusan SMA, Aurelie pun menolak.

"Pertama kali aku ingat tuh tahun 2016, ada seorang aktris senior lah datang temuin Mamaku. Padahal kita nggak deket. Dan ternyata bener feeling aku, dia ngenalin aku ke bosnya, orang partai, dan aku diajak gabung," ungkap Aurelie memulai ceritanya.

"Terus aku langsung dikasih tahu, perbulannya bisa dapat segini nih, ratusan juta. Aku bingung dong, kenapa aku? Aku nggak tertarik politik, aku nggak pernah nge-post (soal) politik juga," lanjutnya.

Aurelie yang bingung kemudian diyakinkan bahwa tugas yang akan dia lakukan sangatlah mudah. Semua materi telah disediakan, dia hanya tinggal mengikuti arahan saja.

"Dia bilang, 'gak apa-apa kok, tugasnya gampang aja. Kami tinggal nemenin Bapak, ya bikin rame aja kalau ada acara. Dan kalau misalnya kamu harus ngomong sama warga, nanti kita kasih tahu kok kamu harus ngomong apa. Udah biasa dong hafalin teks, kan kamu artis ya.'," katanya.

Ucapan perekrut tersebut tentu saja membuat Aurelie makin bingung. Dan tentunya itu bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut sang aktris.

"Kalau gitu aku kayak boneka doang dong, dikasih skrip. Aku nggak mau dong, akhirnya aku tolak," kata Aurelie.

Meski Aurelie sudah menolak, perekrut dari partai tak menyerah. Setiap kali musim pemilu sudah dekat, Aurelie akan kembali menerima tawaran jadi kader dari partai yang berbeda-beda.

"Jadi aku ditawarin lagi, aku tolak lagi, karena aku ngga ngerti-ngerti banget politik," ucap Aurelie.

Perekrut dari partai terus membujuk Aurelie dengan beragam janji manis bahkan pujian atas kemampuan Aurelie yang menguasai 5 bahasa sehingga bisa digunakan saat berkomunikasi dengan orang dari luar negeri.

Aurelie kemudian mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah kuliah karena sibuk syuting, jadi dia merasa malu kalau jadi kader partai tapi hanya lulusan SMA.

"Aku tuh dari dulu kan syuting terus ya, dan aku ngga sempet kuliah, malu kalau orang tahu."

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore