Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Agustus 2025 | 22.07 WIB

Kolaborasi dengan IKJ, Latihan Hampir 50 Kali dan Mewah, Drama Musikal Pengin Hijrah Siap Dipentaskan

Jumpa pers pertunjukan drama musikal Pengin Hijrah. (Abdul Rahman/JawaPos.com) - Image

Jumpa pers pertunjukan drama musikal Pengin Hijrah. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

JawaPos.com - Bagian dari rangkaian kegiatan menuju penayangan film Pengin Hijrah di seluruh bioskop Tanah Air, MBK Productions berkolaborasi dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) bakal menggelar pertunjukan drama musikal Pengin Hijrah. 

Pertunjukan ini akan dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, pada pada 23-24 Agustus 2025. Selama 2 hari tersebut,pertunjukan akan berlangsung dalam dua sesi yaitu pukul 14:00 WIB dan 19:30 WIB. JawaPos.com dan sejumlah media lain berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung latihan drama musikal Pengin Hijrah di IKJ. Para pemainnya sangat banyak mencapai ratusan orang dengan properti yang cukup banyak dipersiapkan dengan cukup matang.

Dan menariknya, para pemainnya sangat serius dalam menjalani latihan ke-31 kali. Para mahasiswa IKJ masih ada sekitar 15 latihan lagi sebelum akhirnya dipentaskan di Graha Bhakti Budaya pada 23 dan 24 Agustus mendatang.

Drama musikal Pengin Hijrah dimainkan oleh mahasiswa IKJ. Mereka adalah Putri Rahel Ardani Budiono, Mahatva Zakie, Songsong Haga Gregorius Giawa, Putri Najma Erika Adli, Presi Elisabeth Wantah, Arnold Kurnia, dan lain-lain.

"Proyek ini melibatkan mahasiswa, dosen, dan alumni dari berbagai program studi. Keterlibatan kolektif dalam proses kreatif memperlihatkan bagaimana pendidikan kesenian dapat menghasilkan karya dengan kualitas artistik dan nilai kajian yang seimbang," kata penulis sekaligus sutradara drama musikal Pengin Hijrah,Damar Rizal Marzuki.

Produser eksekutif film Pengin Hijrah, Budi Yulianto, mengakui bahwa pertunjukan drama musikal ini menelan biaya yang cukup besar meski tak menyebutkan angka. Dia ingin yang terbaik untuk pertunjukan ini dengan membuat set properti secara pepper. Menurut dia, hasil penjualan tiket tidak akan mampu bikin balik modal.

"Total jumlah penonton maksimal 4 ribu, harga tiket termahal pun tidak akan dapat mengcover . Tapi ini passion kita dalam berkarya di luar film. Kebetulan anak saya dari kecil sampai besar suka nonton drama musikal. Tujuan saya bikin drama musikal agar lebih banyak lagi penonton di Indonesia. Tidak hanya nonton film, tapi juga drama musikal," tuturnya.

Dia juga mengungkapkan, pertunjukan drama musikal ini merupakan hal yang baru mengingat dibuat sebelum filmnya tayang di bioskop Tanah Air. Dia pun tidak ada ketakutan akan mempengaruhi film mengingat drama musikal dan film proses kreatifnya memiliki sentuhan berbeda.

"Harapannya nanti ke depannya banyak orang suka nonton teater. Karena pengalaman nonton di bioskop dan teater itu berbeda," ungkapnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore