
Lisa Mariana mengungkapkan perselingkuhannya dengan Ridwan Kamil dan dampak yang ditimbulkan, termasuk perjuangan untuk hak nafkah anak. (Podcast dr. Richard Lee)
JawaPos.com - Psikolog Lita Gading geram karena model majalah dewasa Lisa Mariana muncul dalam podcast hingga program televisi. Dalam pandangannya, Lisa tidak pantas diberi tempat karena mengumbar aibnya sendiri terkait dugaan perselingkuhan dengan Ridwan Kamil.
Lita Gading pun menyentil Richard Lee dan Melaney Ricardo yang memberikan ruang untuk Lisa Mariana menceritakan apa yang menjadi aib dan seharusnya ditutupi. Tak hanya itu, Lita juga menyenggol Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang dianggap diam tidak memberikan sanksi atas munculnya Lisa Mariana.
"Hai para podcast dan televisi, saya minta tolong sama kalian ya, bisa nggak sih kalian nggak mengundang seseorang yang sudah melakukan hal-hal yang jelek. Kenapa mengekspos seseorang yang jelas-jelas dia seorang pelakor ? Dia bangga dengan apa yang sudah dia perbuat, "ujar Lita Gading dalam unggahannya di media sosial.
Dia juga mengatakan, kemunculan Lisa Mariana dalam podcast dan televisi tujuan utamanya adalah untuk mendatangkan keuntungan materi. Lita Gading menganggap hal itu tidak pantas untuk dilakukan.
"Saya minta tolong sama Richard Lee, Melaney Ricardo, Pagi-pagi Ambyar atau siapapun itu, kenapa harus mem-publish orang yang notebene sudah memberikan efek negatif pada kita semua ? KPI juga ke mana ya ?," ujarnya.
Dari pada mengundang Lisa Mariana, kata Lita Gading, seharusnya yang diberi tempat seluas-luasnya adalah mereka yang punya prestasi yang membanggakan.
"Undang narasumber yang memang benar-benar kompeten. Kayak kemarin ada yang menang olimpiade apa gitu. Ada juga mahasiswi diterima di banyak universitas di dunia. Kenapa tidak mengundang mahasiswi itu ?” katanya.
Menurut Lita Gading, mengundang Lisa Mariana ke podcast dan menjadi bintang tamu di acara televisi bisa membawa dampak negatif bagi masyarakat. Hal itu juga berdampak pada kesehatanental masyarakat.
"Ini untuk kesehatan mental juga, sebaiknya tidak baik mem-publish sesuatu yang memang tidak perlu, tidak patut dicontoh. Membongkar aib, jadi pelakor, Lisa bangga menceritakan semua aibnya itu," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
