Jirayut. (Instagram: jirayutdaa4official)
JawaPos.com – Siapa sangka, di balik kesuksesannya sebagai pedangdut ternama, Jirayut pernah menjalani masa sulit yang mengharukan. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Jirayut mengungkapkan bahwa ia pernah menjadi pedagang kerupuk di Malaysia untuk membantu sang ibu yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.
Pemilik nama asli Afisan Jehdueramae ini menceritakan bahwa saat masih duduk di bangku sekolah, ia membantu ibunya dengan menjual kerupuk khas Thailand di lampu merah dan restoran-restoran di Malaysia.
"Aku dulu jual kerupuk di Malaysia, di lampu merah. Sempat lari-larian karena takut ditangkap," kenang Jirayut.
Ibunda Jirayut pernah membuka usaha restoran di Malaysia, tetapi usaha tersebut harus ditutup karena kendala tertentu. Saat itulah Jirayut, bersama sang ibu dan kakaknya, memutuskan untuk menjual kerupuk demi memenuhi kebutuhan hidup.
"Ketika libur sekolah, aku bantu mamah jual kerupuk keliling di pinggir jalan," ujarnya.
Jirayut mengisahkan betapa beratnya berjualan di bawah terik matahari dan hujan, namun ia tetap berjuang demi meringankan beban keluarganya.
Saat mengenang masa-masa sulitnya, Jirayut mengaku sering teringat pengalaman itu setiap melihat orang lain berjualan di lampu merah. Baginya, masa-masa tersebut merupakan pengingat akan perjuangan dan kerja kerasnya sebelum mencapai kesuksesan.
"Aku kalau lihat orang jualan di lampu merah, langsung flashback karena aku pernah kaya gitu," tuturnya dengan nada emosional.
Kisah inspiratif Jirayut menuai rasa kagum dari berbagai pihak, termasuk rekan sesama artis, Vidi Aldiano, yang ikut hadir dalam wawancara tersebut.
"Ini adalah hal yang membanggakan, Jirayut. Pengalaman itu membentuk siapa kamu sekarang," ujar Vidi memberikan dukungan.
Kisah perjalanan hidup Jirayut adalah bukti nyata bahwa kerja keras, keberanian, dan dedikasi dapat membawa seseorang mengatasi tantangan dan meraih mimpi. Dari seorang pedagang kerupuk di jalanan, Jirayut kini menjadi pedangdut sukses yang dikagumi banyak orang.
Semoga kisahnya dapat menginspirasi kita semua untuk tidak menyerah dalam menghadapi kesulitan hidup.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
