JawaPos.com - Kabar duka datang dari artis senior Siti Rahayu Effendi. Ibunda aktor Dede Yusuf itu meninggal dunia pada hari ini, Kamis (28/11), sekitar pukul 04.38 WIB. Dia mengembuskan napas terakhir di usia 82 tahun.
Kabar meninggalnya ibunda Dede Yusuf dibenarkan oleh mantan manajer artis mendiang Jane Shalimar, Elisya Putri, yang juga satu partai dengan Dede Yusuf di Partai Demokrat, saat dikonfirmasi.
"Iya benar. Ibunda Ketua Wantim DPD Jabar, kang Dede Yusuf M.Effendi, bunda Rahayu Effendi meninggal tadi pagi pukul 04.38 WIB," kata Elisya Putri kepada JawaPos.com.
Dia mengatakan, jenazah ibunda Dede Yusuf saat ini berada di rumah duka di Jalan Ismaya Nomor 11 Kelurahan Cinere, Kota Depok. Rencananya akan dimakamkan nanti sore di TPU Jeruk Purut Jakarta Selatan.
"Mohon dimaafkan semua khilafnya dan mohon doanya agar diterima amal ibadahnya. Amin ya rabbalamin," ucap perempuan yang akrab disapa Olive yang juga merupakan ibunda artis muda Sherry Jolieca.
Siti Rahayu Effendi merupakan artis senior berdarah Sunda. Dia lahir pada 30 Agustus 1942 silam dan meninggal dunia hari ini, Kamis 28 November 2024.
Siti Rahayu Effendi memulai karier di dunia hiburan Indonesia sebagai penari di Istana Bogor.Dia kemudian terjun ke dunia seni pertunjukan pada saat Lasmijah Hardi mengadakan pertunjukan Sumpah Palapa di Bali Room Hotel Indonesia.
Mendapat bimbingan dari Gayus Siagian dan Asrul Sani alias Yayuk, Siti Rahayu Effendi kemudian terjun ke dunia perfilman. Salah satu peran yang mengangkat namanya adalah film berjudul Bundaku Sayang. Di film ini, dia bermain bersama aktor pria keren pada masanya, mendiang Aedy Moward.
Sejumlah film pernah diperkuat Siti Rahayu Effendi. Diantaranya berjudul Pilihan Hati, Fadjar Menjingsing di Permukaan Laut, Djakarta-Hongkong-Macao, Matt Dower, Ilusia, Kasih Tak Terputuskan, Aku Tak Berdosa, Last Tango in Jakarta, Kemasukan Setan, Rahasia Perawan, Sang Guru, dan sejumlah judul film lainnya.
Mantan pramugari Garuda Indonesia tersebut juga pernah masuk nominasi FFI tahun 1975 lewat film berjudul "Pacar Pilihan". Selain itu,Siti Rahayu Effendi juga pernah juga menjadi pengurus Dewan Pertimbangan Organizasi PPFI untuk periode 2001 - 2004 di Jakarta.