
Kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias tanggapi unggahan kekecewaan Deddy Corbuzier atas kasus yang menimpa kliennya, Rabu (20/12/2023). (YouTube Intens Investigasi) (YouTube Intens Investigasi)
JawaPos.com – Aktor kenamaan tanah air, Ammar Zoni, memang tengah menjadi sorotan publik, usai dikabarkan ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkoba.
Parahnya, ini adalah kali ketiga ia terciduk oleh kasus yang sama.
Perkara ini tentu menuai kekecewaan dari berbagai pihak, keluarga hingga rekan sejawat, tak terkecuali Deddy Corbuzier.
Pemilik podcast ‘Close The Door’ itu bahkan secara terang-terangan mengungkapkan kekecewaannya kepada Ammar Zoni.
Lewat unggahan di kanal YouTubenya (Deddy Corbuzier), ia mengatakan kecewa dan menyesal telah mengundang Ammar Zoni menjadi bintang tamunya beberapa waktu lalu.
Pasalnya, kata dia, Ammar Zoni sudah berjanji tidak akan lagi menggunakan narkoba. Bahkan, ia ingin membawa anak dan istrinya untuk bertamu di podcast ‘close the door’.
“Gue kecewa. Gue bener-bener kecewa. Kecewa banget sama lo. Gue sempet ngundang lo!” kata Deddy.
“Yang gue benci banget lu ngomong di depan gue, di depan mata gue, ngomong ke semuanya seakan-akan lu motivator, narkoba ngga ada gunanya, gue udah nyoba narkoba ngga ada gunanya. Tapi lo pake lagi. Bulshit tau ga. You just a liar,” pungkasnya.
Melihat kemaran Deddy Corbuzier yang lantas viral di sosial media itu, kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias, merasa geram dan akhirnya ikut buka suara.
Dilansir dari Radar Semarang (Jawa Pos Group), Kamis (21/12), Jon tak menampik sependapat dengan kekecewaan Deddy atas kliennya. Namun, ia menyayangkan tentang bagaimana Deddy berbicara dengan kalimat yang dirasa tak pantas.
Terlebih lagi, kata Jon, Deddy memiliki gelar ‘Letnan Kolonel Tituler’ dari Kementerian Pertahanan RI.
Sehingga sebagai pejabat publik, seharusnya Deddy bisa lebih bijak dalam menyampaikan keresahannya.
“TNI tentu harus bahasanya yang sesuai dengan etika yang menurut kami sebagai pamen. Beliau ini kan diangkat pamen yang menurut kami yang bergaul juga dengan perwira-perwira hingga TNI ini, bahasanya nggak seperti itu,” kata Jon.
Selain itu, Jon juga mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak pernah menyebarkan rumor bahwa Deddy adalah cepu (tukang adu/informan ke polisi).
Pasalnya, publik beranggapan bahwa sejumlah tokoh yang pernah diundang ke podcast-nya, tak lama kemudian ditangkap polisi atas kasus yang beragam.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
