Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Agustus 2023 | 01.55 WIB

Begini Awal Mula Kerja Sama yang Berujung Pelaporan Versi Mario Teguh dan Pelapor

Jumpa pers Mario Teguh dan Linna Susanto terkait kasus yang dihadapinya dengan Sunyoto Indra Prayitno dan istrinya. - Image

Jumpa pers Mario Teguh dan Linna Susanto terkait kasus yang dihadapinya dengan Sunyoto Indra Prayitno dan istrinya.

 
JawaPos.com -  Syarah dan suaminya Sunyoto Indra Prayitno, pelapor motivator senior Mario Teguh dan istrinya, Linna Susanto, kembali buka suara dalam podcast Deddy Corbuzier terkait awal mula bekerja sama dengan pihak Mario Teguh hingga mengaku dirugikan Rp 5 miliar.
 
Syarah mengaku dirinya yang 'dipaksa' untuk bekerja sama dengan pihak Mario Teguh dengan kerap dihubungi dan dijanjikan pengembangan bisnis kecantikannya. Dia terketuk bekerja sama setelah pihak Mario Teguh mengaku ingin memberikan kemanfaatkan lewat jaringannya di usianya yang sudah tua.
 
Menurutnya, pihak Mario Teguh tahu Syarah punya bisnis atau termasuk orang berada lantaran Syarah sempat menginvestasikan dana sekitar Rp 1 miliar dalam robot trading dipromosikan Mario Teguh. Meski platform tersebut akhirnya terkena masalah hukum.
 
 
Namun lain cerita dengan pihak Mario Teguh soal awal mula bekerja sama. Linna Susanto, istru Mario Teguh, mengatakan justru Syarah lah yang terus membujuk agar pihaknya mau bekerja sama.
 
Sebelumnya mereka bertemu di sebuah airport pada tahun 2018 silam dan sempat berfoto bersama.
 
"Sampai tiba-tiba tahun 2021 masuk lah foto itu di WA saya. Lalu saya sapa, 'ini siapa ya bapak?' Karena ada wajah laki-laki disitu. Kata dia, 'maaf saya bukan bapak, saya ibu, kita pernah bertemu di airport, kita tergabung dalam WhatsApp grup yang sama, jadi saya save nomor ibu'," kata Linna menirukan perkataan Syarah.
 
Dalam kesempatan itu, Syarah memberi tahu Linna Teguh kalau dirinya sudah tidak tinggal di Jepang karena memulai bisnis skincare di Tanah Air.
 
"Sejak itu dia terus WhatsApp saya, saya selalu jawab singkat. Sampai dia minta alamat saya karena ingin kirim-kirim. Dia kirim produk. Saya telepon bilang terima kasih," papar Linna Susanto.
 
 
Pada bulan Agustus 2022, kata Linna, pihak Syarah mengajak untuk bertemu. Mengingat hari itu kebetulan hari libur, pihak Linna pun mempersilakan Syarah dan suaminya untuk datang dan bertemu di Jakarta.
 
"Dia datang sekitar 7.30 WIB.  Dia banyak cerita tentang skincare. Bukan serta merta Pak Mario ingin menemui mereka," kata Linna.
 
Dia juga mengatakan, pihak Syarah kembali meminta bertemu lagi untuk tujuan berkonsultasi. Pihak Linna awalnya menolak karena tak punya waktu. Linna pun memyebut akan ke Bandung. Akhirnya disepakati untuk bertemu di Bandung Jawa Barat.Hal ini berbeda dari apa yang diungkapkan Syarah, justru dirinya yang didesak untuk bertemu di Bandung.
 
Dari beberapa kali pertemuan, mereka akhirnya sepakat untuk menjalin kerja sama.Mereka sepakat bekerja sama untuk jangka waktu 5 tahun dengan nilai kerja sama Rp 5 miliar.
 
 
Yang menarik, ada perbedaan alasan antara pihak Syarah dan pihak Mario Teguh kenapa tanggal 18 Agustus dicantumkan dalam MOU. Sementara pada faktanya, proses penanda tanganan MOU bukan pada tanggal 18 Agustus.
 
"Kontraknya 5 tahun, kontrak mulai dari 18 Agustus 2022 - 18 Agustus 2027. Saya tanya kenapa tanggal 18 ? Dia bilang itu hari jadi K... Grup," kata Linna Teguh.
 
Sementara Syarah menyebut penyematan tanggal 18 Agustus bukan berasal dari dirinya. Justru tanggal yang salah itu dibuat secara sepihak oleh pihak Mario Teguh. Menurutnya, pada saat penandatanganan MOU pada tanggal 30 Agustus 2023, hal itu sempat ditanyakan. Namun pihak Mario Teguh memberikan jawaban dan disebut itu hanya formalitas saja.
 
Namun penyematan tanggal 18 ternyata melahirkan konsekuensi bagi pihak Syarah."15 September sudah ditgih pembayarannya, sesuai yang ada di kontrak katanya. Mau gak mau kita ngalah ya sudah kita bayar Rp 100 juta," papar Syarah.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore