
Dewi Perssik. Foto : Instagram/@dewiperssik9.
JawaPos.com- Malkan, Ketua RT 06 RW 4 Lebak Bulus Jakarta Selatan angkat bicara usai melakukan pertemuan klarifikasi bersama Dewi Perssik yang digelar di Masjid Babul Khoirot yang lokasinya tidak jauh dari rumah Depe.
Dia pun mengatakan bahwa pertemuan tadi sore itu tidak menghasilkan titik temu kesepakatan. Awal pertemuan sampai bubar pun masih menyisakan permasakahan yang menggantung belum tuntas.
Malkan menceritakan awal mula terjadinya permasalahan antara pihaknya dengan Dewi Perssik yang diawali dari permasalahan soal sapi kurban milik Depe.
"Kemarin saya datang ke masjid,menurut informasi dari ustad Qurtubi Depe mau motong hewan kurbannya di sini. Saya bilang ya silakan. Selang sekitar 15 menit, datang sapinya. Satu ekor sapi, satu ekor kambing," terangnya di hadapan awak media.
Beberapa jam kemudian Ketua RT mendapatkan kabar dari pihak Dewi Perssik bahwa sapinya akan dipotong di tempat lain. Mendengar hal tersebut, dia pun mempersilakannya.
"Saya bilang silakan diambil tapi sapinya diangkat sendiri. Saya diminta tolong untuk bantu, saya tidak mau. Tiba-tiba datang lagi kedua kalinya, minta tolong mau dikasih uang rokok katanya. Saya bilang, 'jangankan uang rokok dikasih Rp 100 ribu, Rp 200 ribu, Rp 1 juta, Rp 2 juta, Rp 100 juta pun saya tolak buat ngangkat sapi'. Karena bukan kapasitas saya naikin sapi," tuturnya.
Malkan menduga inilah titik permasalahannya dengan Dewi Perssik. Depe marah lantaran dirinya menolak untuk membantu mengangkat atau memindahkan sapi.
"Yang jadi masalah mungkin karena kita nggak bantu. Tiba-tiba malamnya dia live Instagram sapinya ditolak. Ditolak kok sampai 4 jam disini," tutur Malkan.
Selain memang bukan kapasitasnya untuk mengangkat sapi yang diperkirakan mencapai berat 1,5 ton beratnya, Malkan mengaku ada tindakan kurang pantas dalam hal ini. Pasalnya, Dewi Perssik mengambil sapi yang sudah diserahkan meskipun dagingnya dijanjikan akan diberikan untuk warga di sekitar.
"Sapi sudah diserahin ke ente, tiba-tiba saja diambil, preseden buruk donk. Ada apa nih kok nggak percaya," katanya.
Sementara itu, Dewi Perssik membenarkan bahwa pihaknya memang akan mengambil sapi untuk dipotong di tempat berbeda. Pertimbangan itu diambilnya setelah mempertimbangkan biaya pemotongan.
"Karena kan ngomongin masalah duit, ya sudah pak tenang saja nanti dipotongkan saja. Kita utarakan seperti itu," papar Dewi Perssik. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
