Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Juni 2023 | 01.02 WIB

Pro Kontra Netizen Usai Beredar Video 8 Detik Diduga Syahnaz- Rendy

Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett. (Istimewa) - Image

Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett. (Istimewa)

JawaPos.com - Sejak sekitar 2 hari lalu beredar video asusila berdurasi 8 detik dituding sebagai Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah. Konten asusila itu muncul dalam unggahan akun Twitter @gossipvira46455 dan dilengkapi dengan keterangan yang cukup bombastis.

"istrikuuusuamikuuuah uh uh gedong eym punya rendoy pantes nanaz begitu mencintainya,"  demikian keterangan pada unggahan video konten asusila berdurasi 8 detik.

Beredarnya video asusila itu disambut pro dan kontra di kalangan warganet. Ada yang menyebut video itu adalah video editan sementara yang lainnya meyakini akan adanya kemiripan dengan adik Raffi Ahmad itu.

Yang menyebut adanya kemiripan dengan Syahnaz pada bagian awal video saja. Sementara pada bagian video lainnya, mereka sepakat bahwa tidak ada kemiripan sama sekali dengan Syahnaz.

Baca Juga: Neymar JR Jadi Bintang Kapal Pesiar untuk Perayaan Natal

"Malah menurutku, cewek dalam video ini ada dua. Yang scene pertama, itu mukanya mirip Syahnaz, yang kedua bukan Syahnaz," komentar salah satu netizen.

"Yang makan pisang mirip S," komentar yang lainnya.

Ada juga netizen yang menganggap video 8 detik itu tidak ada kemiripan sama sekali dengan Syahnaz dan diyakini sebagai video editan.

"Seperti badan bok** Jepang diedit gak sih mukanya," komentar salah satu netizen.

Baca Juga: Kalangan Pengamat Dukung Ketua PSSI Erick Thohir Tambahkan Tiga Aturan Penting di Liga 1

"Gua memang bukan fans-nya Syahnaz maupun Rendy, tapi itu kelihatan banget kayak editan dan bukan Syahnaz," timpal yang lainnya.

Ada juga netizen meminta pemilik akun Twitter @gossipvira46455 untuk menghapus video yang dikaitkan dengan Syahnaz. Namun pemilik akun Twitter tidak menanggapinya. Terbukti sampai saat ini video itu masih dapat diakses secara terbatas oleh pengguna media sosial yang sudah terkonfirmasi berusia dewasa.

"Mending hati-hati lu kalau bikin konten. Jangan sampai edit-edit muka orang. Jatuhnya fitnah. Bahaya. Entar lu diciduk gimana. Lu hapus atau konfirm kebenarannya," komentar salah satu pengguna Twitter.

Baca Juga: Tim SAR Lanjutkan Pencarian Warga Kerinci yang Hilang di Sungai

"Editan anjir. Nanti kenapa dicarii diproses baru tahu rasa," timpal yang lainnya.

JawaPos.com berusaha meminta tanggapan kepada Pakar Telematika Abimanyu Wachjoewidajat. Namun dia mengaku belum melihat videonya sehingga belum dapat memberikan tanggapan.

"Saya belum lihat videonya. Nanti ya saya cek dulu videonya," ujar Abimanyu saat dikonfirmasi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore