Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Agustus 2022 | 04.20 WIB

Sempat Ada Insiden Kecelakaan saat Latihan Teater Under the Volcano

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Komunitas Seni Hitam Putih yang berasal dari Padang Panjang berhasil harumkan nama bangsa di dunia internasional lewat pertunjukan teater berjudul Under the Volcano. Pertunjukan teater arahan sutradara Yusril Katil itu sempat manggung di Tiongkok dan Singapura.

Dalam jumpa pers di hadapan awak media, Yusril Katil bercerita bahwa proses latihan lakon ini sejatinya sangat berat. Saat proses latihan pun sempat terjadi kecelakaan yakni kaki salah satu pemain mengalami cidera.

"Ada yang sampai mengalami kecelakaan waktu itu, kakinya mengalami cedera," kata Yusril Katil dalam jumpa pers di Ciputra Artpreneur Kuningan, Setiabudi Jakarta Selatan, Kamis (18/8).

Potensi terjadinya kecelakaan sebenarnya sudah dikhawatirkan oleh Yusril Katil sejak awal akan menggarap pertunjukan ini. Oleh kena itu, ia pun memutuskan asuransikan para pemain yang terlibat.

"Semua pemain saya asuransikan karena takut ada yang kecelakaan. Dan memang benar terjadi kecelakaan. Tapi karena kita asuransikan dia masih tetap bisa main," tuturnya.

Dia juga mengatakan, berasal dari kota kecil tiba-tiba memiliki keinginan untuk membuat pertunjukan berkelas internasional sebenarnya bisa dibilang keinginan cukup ambisius. Namun di tengah kesulitan yang ada, Under the Volcano akhirnya bisa terwujud dengan segala tantangan yang ada.

Menariknya, kendati dipentaskan di luar negeri, Under the Volcano tetap menggunakan bahasa daerah. Awalnya sempat terpikir menggunakan bahasa Indonesia tapi akhirnya diputuskan menggunakan bahasa daerah dengan sejumlah pertimbangan.

"Kita pakai bahasa Minang saja biar ekspresinya lebih dapat. Ketika pentas di Singapura sampai Borobudur, kita bertahan dengan bahasa Minang," tuturnya.

Pertunjukan teater Under the Volcano dibuat terinspirasi dari dari 'Syair Lampung Karam' karya Muhammad Saleh yang ditulis pada 1883 silam. Karya yang sarat dengan nuansa jurnalistik ini menggambarkan bencana dahsyat letusan Gunung Krakatau yang menewaskan banyak orang dan meluluhlantakkan desa-desa.

Komunitas Seni Hitam Putih yang berasal dari Padang Panjang lantas mengadaptasinya menjadi pertunjukan teater karena dianggap relevan dengan situasi di kampung halaman mereka yang kerap waspada terhadap bencana alam karena kontur geografis yang dikelilingi gunung berapi.

Pertunjukan Under the Volcano juga dianggap sebagai pengingat bahwa bencana alam akan selalu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat karena lokasi geografis yang terletak di lintasan ring of fire.

Under the Volcano sebelumnya telah beberapa kali dipentaskan. Pertama kalinya dihadirkan dalam acara Olimpiade Teater ke-6 di Dayin Theatre, Beijing, Tiongkok pada 7 dan 8 November 2014.

Kemudian pada 21-23 April 2016, Under the Volcano kembali dipentaskan di Theatre Works, Singapura. Dan pada 24 November 2018, pertunjukan teater arahan sutradara Yusril Katil dipentaskan pada perhelatan budaya Borobudur Writers & Cultural Festival (BWCF) 2018 di Panggung Akshobya Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Setelah sempat melanglang buana, Under the Volcano akhirnya akan dipentaskan di Jakarta.Pertunjukan tersebut akan digelar di Ciputra Artpreneur Theater Sabtu, 27 Agustus 2022 dalam 2 sesi. Sesi pertama digelar pada pukul 16.00 dan sesi kedua pada pukul 20.00 WIB.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore