
Photo
JawaPos.com - Inang, film thriller-horor melakukan pemutaran perdana di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN), Korea Selatan, pada 8 Juli 2022. Film arahan sutradara Fajar Nugros tersebut mendapat sambutan positif mendapat pujian dari sineas luar negeri. Film ini pun sampai diputar 2 kali.
Sambutan positif atas filmnya di BIFAN membuat sang sutradara terharu. Dia tidak menyangka film yang dibuatnya dengan sepenuh hati mendapat sambutan antusias sampai tiketnya ludes beberapa jam sebelum pertunjukan berlangsung. Baginya, ini merupakan perjalanan yang sangat berharga.
"Kesempatan untuk mempertunjukkan karya kami dan direspons dengan baik oleh orang-orang lintas industri yang memiliki kecintaan terhadap perfilman merupakan hal yang akan terus saya ingat seumur hidup," katanya dalam keterangannya, Jumat (15/7).
Pada pemutaran pertama, film 'Inang' ditonton oleh Darcy Paquet, seorang kritikus film asal Amerika Serikat yang sempat mendapat penghargaan atas kontribusinya memperkenalkan sinema Korea Selatan kepada publik dunia.
Darcy mengapresiasi film Inang sebagai film horor dengan banyak detail menarik digabungkan ke dalam cerita.
"Bagaimana ceritanya berkembang dari perkotaan kemudian menuju ke pedesaan. Ending-nya memuaskan dan tak terduga.Penerimaan audiens di sini sangat bagus," kata Darcy.
Pada pemutaran kedua, film Inang mendapatkan respons sangat baik dari para penonton di Korea Selatan. Terbukti dengan tiketnya terjual habis beberapa jam sebelum pemutaran.
Kehadiran film Inang di Bucheon International Fantastic Film Festival memiliki pesan penting untuk memperkenalkan kemajuan industri perfilman Indonesia ke publik dunia.
Sang produser, Susanti Dewi mengatakan, perjalanan timnya ke Korea menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan. Antusiasme para penonton pada flmnya yang besar membuat dia semakin semangat untuk terus melahirkan karya.
"Sungguh sebuah pengalaman yang membuka hati, mata dan nurani kami sebagai orang-orang di belakang layar untuk terus belajar dan menghasilkan karya-karya yang lebih baik lagi ke depannya," tuturnya.
Film Inang menggambarkan perjuangan seorang perempuan melawan kekuatan jahat yang ingin mengambil alih kehidupan bayinya. Menawarkan pelajaran tentang perjuangan perempuan, kasih sayang orang tua dan realita kehidupan yang dibalut dengan unsur mitos Jawa. Sebagai film thriller-horror, Inang juga dibumbui dengan segudang unsur thrilling & jump-scare.
Menariknya, film ini mempertemukan Naysilla Mirdad beradu akting dengan ibu kandungnya, Lydia Kandou.
Selain Naysilla dan sang ibunda, film yang naskah skenarionya ditulis oleh Deo Mahameru itu juga diperkuat sejumlah pemain lain yaitu Rukman Rosadi, Dimas Anggara, Pritt Timothy, Nungki Kusumastuti, Rania Putrisari, Totos Rasiti, Muzakki Ramdhan, David Nurbianto, dan Emil Kusumo.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
