
Antara
JawaPos.com - Manajemen Kahitna akhirnya memberikan tanggapan terkait penangkapan sang gitaris, Andrie Bayuajie, terkait penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Manajemen membenarkan bahwa Andrie diamankan petugas kepolisian akibat kepemilikan obat mengandung psikotropika.
"Terkait berita yang beredar mengenai saudara kami, Andrie Bayuadjie (gitaris dari band Kahitna), kami sampaikan bahwa benar adanya Andrie saat ini sedang bersama pihak yang berwenang karena kepemilikan obat yang ternyata termasuk kategori psikotropika golongan 4 yang penggunaannya membutuhkan resep dokter," kata manajemen Kahitna dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/6).
Manajemen Kahitna menyatakan alasan Andrie Bayuajie menggunakan obatan obatan terlarang. Obat yang memiliki fungsi sebagai penenang itu dikonsumsinya untuk memudahkan Andrie beristirahat tidur malamnya supaya aktivitas keesokan hari tidak terganggu.
"Obat tersebut adalah obat penenang yang dibeli dan dikonsumsi pribadi oleh Andrie yang sedang menjalani jadwal latihan serta show yang padat, konsumsi obat tersebut semata bertujuan untuk memaksimalkan waktu istirahat yang sedikit," jelasnya.
Manajemen Kahitna mengungkap kondisi Andrie Bayuajie usai diamankan pihak kepolisian. Menurutnya, kondisi lelaki berusia 48 tahun itu dalam keadaan baik dan secara fisik tampak sehat.
Manajemen menyatakan, kemungkinan Andrie Bayuajie akan enjalani rehabilitasi dalam waktu dekat untuk memutus ketergantungannya pada obat obatan terlarang.
Manajemen Kahitna mengucapkan terima kasih kepada para penggemar Kahitna dan publik yang telah memberikan dukungan dan doa untuk Andrie Bayuajie.Manajemen Kahitna juga mengucapkan terima kasih ke Polres Metro Jakarta Barat yang telah memperlakukan Andrie dengan baik.
"Semoga Andrie mendapat hikmah dan pengalaman ini menjadi pembuka jalan untuk masa depannya yang lebih baik dan penuh berkah. Aamiin Ya Rabbal Alamin," katanya.
Diketahui, Andrie Bayuajie diamankan petugas kepolisian bidang narkoba Polres Metro Jakarta Barat di sebuah rumah kos yang terletak di bilangan Cilandak Jakarta Selatan, Kamis (2/6) siang. Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti berupa 45 butir Valdimex Diazepam.
Berdasarkan hasil tes urine, Andrie Bayuajie dinyatakan positif menggunakan obat obatan mengandung psikotropika. "Telah dilakukan tes urine dan positif benzodiazepin, yang bersangkutan salah satu personil grup band Kahitna dan masih aktif," tutur Kabid Humas Polda Metro Jakarta Kombes Pol E Zulpan dalam acara rilis Jumat (3/6) kemarin.
Dalam kasus ini, Andrie Bayuajie telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 62 jo Pasal 37 ayat (1) UURI no. 5 tahun 1997 tentang Psikotropikan. Andrie terancaman hukuman 5 tahun penjara.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
