
EDUKASI SAHAM: Yusuf Mansur mendapat pelajaran ilmu ekonomi riil dari ibu, nenek, dan bibi sejak kecil. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
JawaPos.com - Potongan video ustad Yusuf Mansur marah-marah di hadapan karyawannya dalam sebuah meeting via Zoom viral di media sosial. Dalam video, tampak ayahanda Wirda Mansur itu mengenakan jas dan kaca mata, mengaku butuh uang sekitar Rp 1 triliun untuk membangun Paytren.
Disinggung terkait video ustad Yusuf Mansur yang viral, Ariel Muchtar mengaku tidak mengetahuinya. Dia pun tidak mau bicara tentang hal itu karena merasa bukan masuk dalam kewenangannya.
"Saya cuma jadi pengacara ustad untuk kasus yang di PN Tangerang. Kalau soal itu tanyakan saja sama beliau langsung. Daripada nanti saya salah," kata pengacara Yusuf Mansur kepada JawaPos.com Jumat (8/4).
Dia menyatakan permasalahan yang dikeluhkan oleh ustad Yusuf Mansur soal Paytren tidak ada hubungannya dengan permasalahan hukum kasus yang sedang ditanganinya di Pengadilan Negeri Tangerang. Dia menegaskan hal itu adalah dua hal berbeda.
"Tidak, tidak ada kaitannya sama kasus yang di PN Tangerang," katanya.
Sementara itu, ustad Yusuf Mansur beberapa kali dihubungi tidak pernah mengangkat. JawaPos.com juga menghubunginya melalui aplikasi pesan singkat guna meminta tanggapan terkait video yang viral.
"Alfatihah," jawabnya singkat.
Ustad Yusuf Mansur diketahui dihadapkan pada sejumlah masalah di PN Tangerang. Diantaranya tentang investasi terkait proyek tabung tanah, patungan usaha untuk bisnis hotel dan apartemen untuk haji dan umrah, serta kasus dugaan melawan hukum.
Video ustad Yusuf Mansur yang viral di media sosial menyatakan butuh uang Rp 1 triliun untuk membangun Paytren. Video itu kabarnya adalah video lama sekitar tahun 2021. Video tersebut sempat diunggah oleh Paytren Official pada 26 Agustus 2021.
"Bisa saya ajak ngomong Anda semua ? Saya butuh duit Rp 1 triliun buat kerjain Paytren. Bisa? Mau Anda patungan? Mau? Kalau mau, saya akan terima duit Anda, maka saya akan bermasalah hari ini," kata ustad Yusuf Mansur dalam video yang viral di media sosial.
"Bukankah kita butuh dana? Anda tahu untuk menghidupkan satu kota. Silakan tanya teman-teman direksi, untuk menghidupkan satu kota, pun Paytren menguasai satu kota, sebutlah kota di mana istri saya lahir, kota Tangerang, kita butuh dana Rp20 miliar, saudara-saudara," imbuhnya.
Yusuf Mansur dalam video yang beredar di media sosial mengisyaratkan dirinya kerap berhadapan dengan masalah saat berusaha mencari dana, 'ngamen' demi Paytren. "Hari ini saya berhadapan dengan hukum ini hukum itu, apakah saya ngadu kepada Anda semua? Dan apa membela saya Anda semua? Anda bersuara ke mana-mana, enggak saya dengar juga tuh," ujar Yusuf Mansur.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
