
Photo
JawaPos.com - Hetty Sunjaya meminta ahli waris mendiang Dorce Gamalama dan anak angkat almarhum untuk meredam permasalahan. Dia pun berharap permasalahan soal harta warisan dapat diselesaikan secara kekeluargaan lewat jalan musyawarah.
Bagi Hetty, masalah harta warisan sudah ada hukum yang mengatur. Dia pun meminta kedua belah pihak menjadikan aturan hukum Islam yang berlaku di Indonesia sebagai pedoman untuk mengakhiri polemik berkepanjangan.
"Siapa yang berhak, itulah yang dapat. Karena menurut hukum Islam yang dapat ya ahli warisnya. Untuk anak angkat, almarhum itu sudah bicara, anak angkat mendapatkan hadiah," ucap Hetty Sunjaya kepada JawaPos.com Kamis (10/3).
Pembagian ahli waris ini juga bisa dilakukan lewat jalan lain dengan jalan bermusyawarah. Jika ketentuan hukum mengatur anak angkat hanya mendapatkan maksimal 1/3 dari total harta warisan, jalan musyawarah bisa menentukan kesepakatan berbeda. Misalnya dibagi rata atau yang lainnya.
"Kalau mereka bisa bermusyawarah dengan baik, mau dibagi sama misalnya ya sah sah saja, asal ada persetujuan dari semuanya," tuturnya.
Kepada anak-anak angkat mendiang Dorce Gamalama, Hetty sempat menyampaikan pesan untuk tidak menjadikan harta warisan sebagai polemik. Apalagi saat ini belum genap 40 hari dari meninggalnya Dorce.
"Memang sempat ada pembicaraan kemarin. Bunda bilang, kalian nggak usah meributkan masalah ini. Bermusyawarah lah kalian, saling mencari solusi yang baik. Jangan sampai ada keributan, malu," tutur pelantun Perempuan ke-7 itu.
Selain malu ke publik, Hetty meminta anak angkat Dorce Gamalama tidak perlu meributkan permasalahan harta warisan juga dengan alasan agar almarhum tenang di alam sana. "Kasihan almarhum belum 40 hari sudah ribut masalah warisan, jangan ya. Mereka bilang iya bun, kita bilang seperti itu," ujar Hetty Sunjaya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
