
Photo
JawaPos.com - Presenter dan komedian Tukul Arwana dipastikan masih dirawat di RS Pusat Otak Nasional (RS PON) akibat pendarahan otak atau stroke hemoragik (pendarahan) yang dideritanya. Manager membantah Tukul Arwana disebut meninggal.
"Kabar meninggal itu hoax. Saat ini masih di ICU," kata Manajer Tukul, Kimon kepada JawaPos.com, Minggu (26/9).
Pasca operasi, kondisinya masih dirawat intens. Seusai operasi kondisinya sejauh ini stabil.
"Dioperasi tanggal 22, sekarang tanggal 25 kata dokter sejauh ini progressnya positif tapi masih di ruang ICU," kata Kimon, manajer Tukul, saat ditemui Sabtu (25/9/2021).
Tukul Arwana masih harus mendapatkan perawatan intensif setelah menjalani operasi. Oleh karena itu, Tukul masih dilarang mendapatkan kunjungan dari teman-temannya untuk saat ini.
"asih harus istirahat secara intens, belum bisa dibesuk," kata Kimon.
Kimon masih belum bisa menjelaskan secara detail perihal kondisi Tukul. Hal itu terkait riwayat rekam medik yang merupakan ranah dokter yang merawat.
Sebelumnya Tukul dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan pusing atau sakit kepala. Dan ternyata diagnosa dokter menyebutkan Tukul mengalami pendarahan otak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
