
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah ceritakan momen pahit mengalami keguguran. Menceritakan hal tersebut mereka berderai air mata./YouTube Atta Halilintar
JawaPos.com - Aurel Hermansyah mengungkapkan awal mula kronologis dirinya kehilangan janin dari perutnya. Air matanya tak terbendung menceritakan hal tersebut. Aurel mengakui awalnya bahagia karena keinginan punya anak cepat didapat secara alami.
“Tadinya kita mau program, alhamdulillah Allah kasih. Maksudnya tanpa program, tanpa obat, alhamdulillah Allah kasih,” ungkap Aurel di YouTube sang suami Atta Halilintar, Selasa (18/5).
Namun, setelah positif dari test pack itu, saat pemeriksaan ke dokter, mereka mendapatkan kenyataan yang cukup menyedihkan. Janinnya tumbuh tidak sesuai umur jalannya minggu.
“Pertama kali, dokter itu bilang ini masih kecil banget. Kalau dari masa haidnya harusnya lebih besar. Itu sudah sempat kok gini ya, sedih, dari situ kepikiran-kepikiran sampai ke dokter yang kedua kalinya. (Janin disebut) agak membesar tapi tidak sama seperti orang (hamil) lain,” tuturnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Rabu (19/5).
Setelah itu, dokter menyarankan cek darah. “Doketr bilang coba cek darah, memang pas dicek darah memang masih kecil. Yang seharusnya di angka 200 itu kadarnya aku jauh di bawah itu, aku 16,” lanjutnya.
Dokter saat itu menyebut kandungan Aurel masih berusia 3-4 minggu. Usia kandungan ini menampik tudingan sebagian orang yang curiga Aurel begitu cepat hamil. “Banyak berita engak enak, ngomongnya aneh-aneh,” sebutnya.
Hingga hari yang tidak dinanti itu datang, Aurel mengalami pendarahan diikuti sakit yang sangat dahsyat sehari sebelum Lebaran. “Hari sebelum lebaran aku sempat pendarahan sedikit, bukan kayak flek. Itu aku kirimkan ke dokter, dokter bilang harus bed rest total, aku terus pulang ke rumah. Pas di rumah, sudah agak banyak pendarahannya,” bebernya.
Jelang tengah malam, Aurel mengatakan perutnya sakit luar biasa. “Sakit banget kayak mau haid, tapi lebih sakit berkali-kali lipat. Terus (ke dokter) akhirnya dokter bilang itu kontraksi. Pas sakit itu kayak keluar gitu. Habis itu sudah, akhirnya kita ke dokter lagi, dokter bilang maaf banget bapak ibu (janinnya sudah tidak ada),” ungkapnya sambil menangis.
“Anakku, anak istri ku sudah kembali ke Yang Maha Kuasa. Aku sudah bilang sama istriku ini enggak ada yang punya kita, apa yang dikasih hanya titipan. Dan kapan saja Allah bisa ngambil. Jangan kecewa sama Tuhan. kok anak kita tiba-tiba diambil,” sebut Atta yang duduk di samping Aurel.
Atta berusaha mengambil sisi positif dari kejadian ini. Salah satunya membuktikan mereka adalah pasangan yang subur. “Jangan menyalahkan Tuhan, jangan menyalahkan diri kamu. Ini menandakan kita berdua sehat, kita berdua subur. Mungkin Tuhan mau kita honeymoon lagi, selalu ambil positifnya,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
