
Koleksi Itang Yunasz di New York Fashion Week.
JawaPos.com - Desainer fashion Itang Yunasz bersama keluarga merayakan Lebaran dengan cara yang bijaksana di tengah pandemi Covid-19. Itang menyadari bahwa Lebaran kedua pandemi masih membatasi masyarakat untuk berkumpul dan menunda mudik. Tahun ini, Itang dan keluarga masih belum menggelar tradisi open house karena mengikuti anjuran pemerintah.
"Saat Lebaran biasanya saya standby di rumah karena di rumah ada ibu saya. Jadi banyak saudara yang datang untuk bersilaturahmi. Akan tetapi karena pandemi jadi kami tidak ada open house. Begitu juga tahun ini karena kami harus mengikuti anjuran pemerintah," katanya kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Dirinya dan keluarga juga masih akan memilih salat Idul Fitri di rumah bersama istri, anak dan beberapa orang yang mengurus rumah kami. Dan begitu juga masakan yang dibuat hanya dengan porsi terbatas.
"Kami hanya membuat masakan sekedar dari kami untuk kami," jelas Itang.
Itang bersyukur Ramadan dan Lebaran kali ini masih bisa dilalui bersama keluarga inti meskipun rasanya berlalu begitu cepat. Ia merasa banyak ibadah yang belum maksimal dilakukannya.
"Rasanya kok cepet banget Ramadan-nya. Belum maksimal rasanya beribadah-nya. Banyak kegiatan atau acara yang memang tidak banyak saya terima saat Ramadan agar fokus beribadah. Sedangkan pagi sampai siang ada tadarusan secara virtual dengan teman lain," jelasnya.
Bagi para desainer, Lebaran kali ini jauh lebih baik dari tahun lalu. Semangat orang menginginkan pakaian baru sangat bagus tahun ini. Menurutnya pembeli pun semakim antusias berbelanja tahun ini.
"4 bulan sebelum Ramadan online shop yang bekerja sama dengan kami presentase yang berbelanja naik. Sampai detik-detik mau akhir Ramadan yang berbelanja via online tetap dan tambah banyak. Namun kita juga harus mengikuti agen pengiriman barang yang sudah berhenti H-4 sebelum lebaran. Jadi kami pun tidak bisa menerima pesanan di luar Jakarta. Untuk Jakarta, H-1 masih dilayani," kata Itang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
